Sabtu, 17 Januari 2009

Tanah Longsor, Menimpa Satu Keluarga Di Desa Gulang Pongge Gunungwungkal

    1/17/2009   No comments

KabarInvestigasi[Pati, Gunungwungkal] - Bencana alam tanah longsor yang terjadi Jumat pagi, 16 Januari 2009, di Desa Gulangpongge Kecamatan Gunungwungkal, mengakibatkan satu keluarga kehilangan rumahnya.
Tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat, sejak pagi hingga malam hari, di lereng muria, mengakibatkan satu keluarga di Desa Gulangpongge Kecamatan Gunungwungkal hilangan tempat tinggal.
Camat Gunungwungkal, Yudi Siswanto, yang dihubungi PAS Pati melalui selulernya membenarkan, ada warga satu keluarga penduduk Desa Gulangpongge menjadi korban bencana tanah longsor tersebut.
Namun, tutur Camat Yudi Siswanto, dalam bencana itu, hanya rumah beserta isinya yang terkubur tanah. Sementara seluruh penghuninya, berhasil menyelamatkan diri. “Tapi memang mereka sudah siaga dan waspada, jika turun hujan. Terutama mereka, yang tinggal didekat dengan tebing. Sehingga ketika terjadi tanah longsor, mereka berhasil menyelamatkan diri”, kata Camat Yudi Siswanto.
Akibat tanah longsor itu, tutur Camat Gunungwungkal, Yudi Siswanto, rumah milik Nurhadi berusia 45 tahun, warga Desa Gulangpongge rusak parah. Seluruh rumah yang berdinding tembok itu, tertimbun tanah yang longsor dari tebing.
Untuk saat ini, keluarga Nurhadi, terpaksa harus diungsikan ditempat saudara terdekatnya untuk sementara waktu. Nurhadi juga berharap, Pemerintah Kabupaten Pati, segera memberikan bantuan kepadanya, untuk kembali mendirikan rumah. “Ya kami berharap segera ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pati, sehingga kami dapat kembali memiliki rumah sebagai tempat tinggal”, ungkap Nurhadi.
Camat Gunungwungkal, Yudi Siswanto mengaku, korban bencana alam tanah longsor, Nurhadi memang belum mendapat bantuan dari Pemkab. Karena peristiwa itu baru dilaporkan ke Bupati, pada Jumat siang, 16 Januari 2009, sekitar pukul 8. “Pak Nurhadi memang belum menerima bantuan, terkecuali dari para tetangganya. Pemerintah Kabupaten juga belum, karena ini baru saja kita laporkan. Paling dua atau tiga hari lagi, bantuan akan sampai”, tutur Yudi Siswanto.
yang mengakibatkan keluarga Nurhadi mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp. 50juta ini, terjadi sekitar pukul setengah enam pagi. Longsoran tanah juga mengakibatkan hubungan transportasi antar dusun di desa tersebut terputus.
Dengan bergotong royong, ratusan warga desa setempat, mengalihkan longsoran tanah yang menimbun rumah korban maupun memutuskan jalan antar kampung. Aris

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.