Jumat, 16 Desember 2016

Bandar Narkoba Diciduk, Polres Sabang Korek Sampai Ke Akar-Akarnya

    12/16/2016   No comments

MOKI, Sabang-Maraknya beredar narkoba di Sabang, diduga sekitar pulau weh yang berpenduduk 36 jiwa itu, karena ada gembong yang bermain, sehingga sejumlah pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu ditangkap. Polres Sabang tak akan diam saja dan akan mengorek sampai ke akar-akarnya.

Dalam sebulan terakhir ini saja sudah belasan orang, baik pengedar maupun pengguna narkoba diringkus Satreskrim dan Satnarkoba Polres Sabang. Akibat maraknya beredar narkoba, kini yang menjadi pengguna bukan lagi orang dewasa, tetapi sudah merambah kepada ana-anak. Meskipun begitu, pengedar dan pengguna narkoba juga terus bertambah.

Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi,SIK,MH, melalui Kasatreskrim AKP Eriza,SH, kepada MOKI Kamis (15/12/16) menerangkan bahwa, pihaknya kini bekerja keras menangani kasus narkoba. Pasalnya, pengedar dan pengguna narkoba khususnya jenas sabu-sabu terus meningkat di Kota Sabang.

Pada  Rabu lalu, Satreskrim kembali menangkap Arfandi (28), warga Jurong Mulai Gampong Ie Meule Kecamatan Sukajaya Kota Sabang, yang bersangkutan diketahui sebagai bandar sabu-sabu. Penangkapan Arfandi itu hasil dari pengembangan dan pengakuan dari sejumlah pengguna lainnya, yang terkebih dahulu diringkus kata Erizal, didampingi KBO Satreskrim Ipda Lahmuddin Nasution dan Kanit Burgap Bripka Rachmad.

Dijelaskan, Arfandi sebelumnya yaitu pada Jumat Minggu lalu, sempat digerebek rumahnya oleh petugas Satreskrim dan anggota Satnarkoba Polres Sabang. Saat pengerebekan yang dipimpin KBO Ipda Lamuddin Nasution dan Kanit Burgap Rachmad, bersama sejumlah anggota lainnya termasuk disaksikan langsung Reporter MOKI Aceh, Arfandi berhasil lolos dari sergapan.

Hasil yang didapat ketika pengerebekan disubuh pagi hari Jumat Minggu lalu itu, sebuah tas kardus (tas tren) yang sengaja dibuang ke semak-semak belakang rumah Arfandi. Dalam tas tren tersebut petugas menemukan bungkusan plastik yang diduga pembukus sabu-sabu, dan sebuah timbangan khusus yang juga diduga untuk memaket sabu-sabu.

Setelah diketahui target melalrikan diri, petugas terus memburu ke seluruh pelosok termasuk ke pelabuhan penyeberangan kapal ferry di Balohan Kecamatan Sukajaya Sabang. Namun, hasil kerja keras petugas Satreskrim dan Satnarkoba tidak sia-sia, buktinya target Arfandi yang licin bagai belut itu pada hari Rabu berhasil diringkus, jelasnya.

Keberadaan BNN Sabang Belum Berarti
Sementara itu masyarakat menilai keberadaan Badan Norkatika Nasional (BNND) Kota Sabang yang ada selama ini belum berarti sama sekali, padahal lembaga yang seharusnya dapat menekan keberadaan narkatoika diwilayah kerjanya. Tetapi di Sabang setelah lembaga dimaksud berada bahkan keberadaan norkatika pun semakin marak.

Menurut keterangan sejumlah masyarakat Sabang kepada media ini, keberadaan BNND Kota Sabang hanya menghabiskan anggaran Negara saja. Pasalnya, mereka jumlahnya terlalu banyak sementara kerjanya tidak ada. Kemudian rekrutmen untuk pekerja dilembaga tersebut, tidak sesuai dengan tugas pokok BNN, banyak karyawan yang sama sekali tidak mengetahui apa itu norkatika.

Masyarakat berharap kepada Pemerintah Kota (Pemko) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, agar tidak hanya memikirkan pembangunan dan lainnya. Tetapi juga perlu membantu anggaran bagi petugas kepolisian yang sekarang ini mati-matian menumpaskan segala jenis narkoba, yang kian marak di Sabang. (Jalaluddin. Z.Ky).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.