Rabu, 21 Desember 2016

Bea Dan Cukai Sabang Musnahkan Barang Tangkapan

    12/21/2016   No comments

MOKI, Sabang Aceh-Kantor Bea dan Cukai Type C II Sabang melalui petugasnya memusnahkan barang sitaan yang hendak diseludupkan ke daerah kawasan Pabean (Daratan Aceh). Pemusnahan beberapa jenis barang asal luar negeri yang masuk ke Sabang tersebut adalah, hasil dari tangkapan tahun 2015 sampai dengan tahun 2016.
 
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madya Pabean Type C II Sabang, memusnahkan barang hasil sitaan/tangkapan tahun 2015-2016, karena barang-barang yang didatangkan dari luar negeri ke Sabang itu, dinilai sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi dan digunakan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madya Pabean Type C II Sabang, Tri Utomo Hendro Wibowo, Selasa 20 Desember 2016 kepada MOKI TV mengatakan, pemusnahan komoditas ex-impor dan barang kena cukai seperti rokok dengan cara membakar, katanya.

Dijelaskannya, Barang Milik Negara yang merupakan hasil dari penindakan selama periode 2015 dan terdiri dari 3 Penindakan pada periode tahun 2016 ada 18 Penindakan. Penindakan itu dilakukan sebagai bentuk tugas dan fungsi Bea dan Cukai dalam melakukan pengawasan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Pemusnahan hasil tangkapan itu diperkirakan senilai Rp. 71.640.000,-. Dimana barang jenis yang ditangkap dan disita adalah berupa, Gula Pasir seberat 4.670 Kilogram (Kg), Beras Ketan 50 Kg dan Rokok Khusus Kawasan Bebas sebanyak 25.600 Batang. Seluruh barang tersebut hasil penyitaan dan penangkapan tahun 2015 – 2016, ujar Tri Utomo HW.

Dikatakannya juga, barang sitaan lainya yang dinilai masih layak untuk dikonsumsi atau digunakan, seperti Gula Pasir seberat 8.949 Kg dan Beras Ketan seberat 1.674 Kg, dengan Perkiraan nilai barang senilai Rp.147.396.000.00, barang-barang tersebut dihibahkan kepada Pemko Sabang melalui dinas sosial dan yayasan Pesantren Terpadu Al-Mujaddid Kota Sabang.

Penindakan tersebut dilakukan sebagai tindakan kejahatan penyeludupan, dan diharapkan kepada pelaku atau mafia yang yang bermain salama ini kiranya dapat memberikan efek jera, dan tidak melakukan penyelundupan barang khusus kawasan bebas untuk dikeluarkan ke daerah kawasan pabean, ujarnya pula.

Sebaiknya, komoditas yang ada di Sabang bisa diperuntukkan dan diperjual belikan di Sabang, sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang-undangan. Sehingga  perputaran ekonomi dan kelanjutan Free Port di Kawasan Sabang dapat maju dan berkembang.

Sementara itu pimpinan Pasantrern Terpadu Al-Mujadid, Ustad Irsarullah berharap, agar setiap ada barang-barang sitaan atau tangkapan seperti Gula atau Beras dan makanan lainnya, jika barang tersebut masih layak dikonsumdi dan digunakan sebaiknya dihibahkan kepada yang berhak, ujarnya.

Seperti yang dilakukan hari ini, dimana pihak Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Sabang telah menghibahkan barang hasil sitaan dan tangkapan yang masih layak dikonsumsi, kepada Pasantren Terpadu Al-Mujadid. Karena barang-barang seperti itu sangat berguna bagi santri ditinggal di asrama.

Sungguh suatau langkah yang mulia yang dilakukan pihak Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Sabang, dimana telah dihibahkan Gula Pasir dan Beras layak untuk dikonsumsi, kepada Pasantren Terpadu Al-Mujadid. Barang hibah tersebut sangat berguna bagi kami di Pasantren, tukas Ustad Irsarullah. (Jalaluddin. Z.ky).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.