Kamis, 15 Desember 2016

Kerjasama Indonesia-Iran Sektor LPG

    12/15/2016   No comments

MOKI, Teheran-Setelah berhasil merealisasikan penandatangan kerja sama antara Saudi Aramco dengan Pertamina melalui penetapan kontrak Engineering and Project management services kepada Amec Foster Wheeler Energy Limited dalam pengembangan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Cilacap pada Senin (23/5) lalu, tepat satu minggu kemudian, Senin (30/5), di Teheran - Iran, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memimpin Delegasi Indonesia bertemu dengan Menteri Perminyakan Iran Bejan N. Zanganeh untuk meningkatkan kerja sama dengan Iran, salah satu negara besar di kawasan Timur Tengah.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penting antara PT Pertamina (Persero) dan National Iranian Oil Company (NIOC) yaitu penandatanganan kerja sama pasokan Liquified Petrolium Gas (LPG) dari Iran ke Indonesia.

"Ini merupakan kunjungan kami yang ketiga kalinya ke Iran. Saya gembira dari waktu ke waktu hubungan ekonomi dan bisnis antara Indonesia dan Iran semakin dekat dan meningkat. Hari ini ada tonggak baru penandatangan kerja sama pasokan LPG dari NIOC ke Pertamina,” ungkap Sudirman.

Kerja sama pasokan LPG dari NIOC ke Pertamina disepakati sebesar 88.000 metrik ton untuk tahun 2016 yang akan efektif pada kuartal IV dan jumlah ini meningkat menjadi 600.000 metrik ton pada 2017 yang akan dikirimkan dalam 12 kargo.

“Kesepakatan ini sangat strategis mengingat kebutuhan LPG di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2016 saja, penjualan LPG Pertamina tahun ini mencapai 7,5 juta MT atau meningkat sekitar 13,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pasokan dari Iran akan meningkatkan ketahanan pasokan LPG nasional,” tambah   Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.

Wianda menjelaskan, selain kesepakatan LPG tersebut, Pertamina dan NIOC juga sepakat untuk melanjutkan pembicaraan mengenai  pasokan minyak mentah untuk kebutuhan Pertamina. Pertamina dan NIOC juga akan melakukan pembicaraan lebih jauh terkait dengan peluang kerjasama di sektor upstream.  (Red)
Sumber : Kementerian ESDM

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.