Kamis, 22 Desember 2016

Paslon Walikota Zulwanda Orasi Di Gampong Kuta Barat

    12/22/2016   No comments

MOKI, Sabang-Calon Walikota dan Wakil Walikota Sabang  H. Zulkifli H Adam dan Zuwanda yang bernomor urut 2, menyambangi masyarakat melakukan Orasi di Gampong (Kelurahan) Kuta Barat seputaran Jurong (RW) Kongsi dan Lhok Panglima (16/12-16), kemudian Orasi dilanjut pada hari Selasa (20/12-16) di Jurong (RW) Kebun Merica Kecamatan Sukakarya Kota Sabang.

Orasi yang dilakukan oleh calon Walikota Zulkifli H Adam dan Wakil Walikota Zuwanda, juga turut didampingi Juru Kampanye Syukri alias Tengku Bayu melakukan orasinya. Untuk jurong Babul iman (Kongsi) dan Lhok Panglima orasi dilaksanakan dilapangan Bola Voli AVC (16/12-16) malam, dan jurong Kebun Merica dilaksanakan di Lapangan Bola Voli Kebun Merica Kuta Barat.  

H. Zulkifli H Adam pada Orasinya kepada masyarakat 3 (tiga) Jurong Gampong Kuta Barat di kesempatan yang berbeda mengatakan, “ Janji-janji pada Visi dan Misi saya ketika mencalonkan diri menjadi Walikota Sabang priode tahun 2012 - 2017 yang lalu tidak ada yang saya ingkari dan tidak ada yang tidak terlaksana, seperti dana penddikan sebesar Dua Juta Rupiah per siswa kepada anak sekolah dari Sekolah Dasar/MIN hingga Sekolah Menengah Atas/MAN “, ujarnya.

Kemudian uang duka bagi masyarakat yang meninggal dunia sebesar 5 juta rupiah, dana untuk yang sedang sakit dan berobat untuk rujukan ke Banda Aceh juga terlaksana, begitu juga pembangunan mess Pemda yang kini tinggal tahap penyelesaian. Selanjutnya ada juga program yang tidak terdapat di Visi Misi dapat terprogram dan dilaksanakan menuai sukses.

Kedepannya program yang akan saya laksanakan bila terpilih kembali menjadi Walikota adalah melanjutkan dana pendidikan dan akan ditambah besaran menjadi 2,5 juta yang diterima per siswa. Kepada para putera/puteri Sabang yang melanjutkan studinya ke jenjang perguruan tinggi juga akan dibayarkan dana pendidikan minimal sebesar 2,5 juta s/d 3 juta rupiah per tahun.

Kepada orang tua yang usianya 60 tahun keatas maka akan diberikan dana hari tua per bulannya sebesar 500 ribu rupiah, dan uang duka yang meninggal dunia tetap dibayarkan 5 juta rupiah tetapi bagi Kepala Keluarga sebagai penangung jawab rumah tangga bila meninggal dunia maka akan dibayarkan uang santunan duka sebesar 32 juta rupiah. Hal itu dapat dilaksanakan karena kesemua Kepala Keluarga telah diasuransikan oleh Pemerintah Kota Sabang, ujar Zulkifli H Adam.

“ Pembangunan Mess Pemerintah Daerah di Simpang Lima jalan T. Nyak Arif Banda Aceh sangat membantu sekali masyarakat Sabang kedepannya, sebab bagi para penduduk Sabang dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maka bayaran bila menginap di Mess yang kapasitasnya Hotel berbintang hanya membayar 50 %. Selanjutnya bagi masyarakat yang sedang berobat berdasarkan rujukan dan tidak punya tempat tinggal atau famili yang berdomisili di Banda Aceh, digratiskan untuk menginap selama pengobatan “

Pembangunan Kampus IPDN di Lhok Ige yang telah disetujui oleh Pemerintah Pusat melalui Mentri Dalam Negeri yang akan dilaksanakan tahun 2017, bukan merupakan Visi dan Misi saya ketika mencalonkan diri menjadi Walikota Sabang tahun 2012. Tetapi untuk kemajuan Kota Sabang kedepannya saya harus melobi dan memperjuangkannya dengan Provinsi dan Kabupaten/Kota lainnya.

Begitu juga dengan akan dibangunnya LIPI di Gampong Krueng Raya harus bersaing dengan Provinsi lain. Kini Pembangunan Linstrik Gheothermal oleh Tomi Suharto juga telah dibangun dan tinggal tahap penyelesaian, kesemua itu tidak ada pada visi misi tetapi untuk membangun Sabang kedepan yang lebih baik, sebagai Walikota Sabang langkah tersebut harus saya lakukan, tukas Zulkifli. 

Zuwanda selaku calon Wakil Walikota juga pada orasinya mengatakan, kepercayaan masyarakat Kota Sabang kepada kami ketika memilih kami menjadi Walikota dan Wakil Walikota priode kedepan merukan amanah yang sangat berat. Jadi segala sesuatu yang kami janjikan pada Visi Misi kami akan kami laksanakan sebagaimana mestinya, karena amanah rakyat itu merupak suatu ketetapan yang harus dilaksanakan, ujarnya.

Sebagai Putera Daerah yang sekolah dan besar di Sabang, memajukan daerah sendiri adalah merupakan suatu tugas mulia sebab, keberhasilan itu akan dinikmati oleh saudara-saudara kita kita semuanya. Kelanjutan program yang telah ada merupakan tugas lanjutan yang akan menuai sukses karena suatu pembangunan khususnya perekonomian masyarakat akan berhasil bila dilaksanakan minimalnya 10 tahun.

Apalagi sebagai bukti yang nyata, pada visi dan misi Walikota Zulkifli H Adam tahun 2012 lalu, tidak ada janji yang tidak ditepati atau ingkar janji. Hal ini perlu perhatian khusus dari masyarakat kita Kota Sabang bila ingin generasi kedepannya lebih maju lagi. Saya merasa bangga dengan kepercayaan yang diberikan oleh Pak Zul untuk mendampingi beliau menjadi Wakil Walikota, dan saya akan berupaya agar segala sesuatunya dapat berjalan lancar sesuai dengan yang telah diprogram pada visi misi, menuju Kota Sabang yang lebih baik lagi, kata Zuwanda.

Sementara itu, Syukri alias Tengku Bayu, mantan Panglima Operasi GAM wilayah Pulau Aceh Sabang (PAS) pada Orasinya mengatakan, kepada masyarakat Sabang khususnya di Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya, jangan takut dengan intimidasi dan pilihlah calon Walikota yang tidak ingkar janji, jadi jangan takut dengan ancaman-ancaman dari pihak manapun apalagi yang mengatas namakan GAM, ujarnya.

Karena GAM tidak pernah mengajarkan yang demikian, melainkan GAM sejak MoU mengutamakan Bangsa Aceh agar lebih Demokratis dan menganjurkan masyarakat agar melakukan aspirasinya sesuai dengan apa yang diinginkannya untuk memilih calon yang dipercaya oleh rakyat.

Bila ada yang melakukan intimidasi demikian, maka dia itu GAM tanggal 16 atau GAM Cantoi, apalagi GAM di Kota Sabang sekarang ini tidak lagi mayoritasnya di Partai Aceh. Hal ini karena Partai Aceh di Sabang telah bercokol orang-orang yang hanya mementingkan diri sendiri, sehingga Tuha Peut awal di Partai Aceh Sabang disingkirkan dan diganti dengan orang yang tidak tahu menahu perjuangan, tukas Syukri.

Partai Aceh tidak salah, tetapi oknum-okumnya yang di Sabang tidak benar, karena sebenarnya Partai Aceh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari GAM (KPA). Tetapi karena para mantan anggota GAM/KPA yang ada di Kota Sabang tersingkir, maka kami mendukung H. Zulkifli H Adam yang juga mantan anggota GAM/KPA waktu itu jabatannya selaku Bendahara, pungkas Syukri alias Tengku Bayu.
(Wapemred/Haposan Panjaitan)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.