Rabu, 21 Desember 2016

Polri Akan Tindak Tegas Yang Melakukan Sweeping Atribut Agama

    12/21/2016   No comments

MOKI, JAKARTA-Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menegaskan, Polri akan menindak tegas organisasi kemasyarakatan yang melakukan sweeping anarkistis menjelang peringatan Natal.

“Saya perintahkan ke jajaran, kalau sweeping dengan cara anarkistis, tangkap,” ujar Jenderal Tito Karnavian di Universitas Negeri Jakarta, Senin (19-12-2016).

Kapolri menjelaskan, fatwa yang dikelurakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 56 Tahun 2016 tentang hukum menggunakan atribut non-muslim bagi umat Islam membuat ormas salah menafsirkan.

Dan Fatwa yang dikeluarkan MUI telah menjadi dasar beberapa ormas untuk melakukan kegiatan sweeping atau melakukan razia menjelang Natal 2016.

Oleh karena itu, Kapolri mengimbau kepada ormas-ormas agar memahami juga, bahwa fatwa MUI bukanlah hukum positif di Indonesia. Dengan demikian, tidak menjadi dasar ormas-ormas melakukan sweepin sendiri.

Terkait keluarnya Fatwa MUI tersebut, Polri akan berkoordinasi dengan MUI perihal fatwa tersebut agar dipertimbangkan tentang masalah toleransi kebhinnekaan di Indonesia.

“Silakan kalau mau sosialisasikan, lakukan dengan cara baik-baik, tidak membuat masyarakat takut. Gunakan MUI di cabang, bukan ambil langkah sendiri-sendiri,” jelas Tito Karnavian.

Kemudian, lanjut Kapolri, dirinya telah memerintahkan jajarannya agar melaksanakan tindakan sesuai aturan hukum. Sehingga apabila ada pelanggaran, agar orang atau pihak tersebut dimankan.

“Kalau ada pelanggaran hukum, mengancam, mengambil barang atau atribut, dan lain-lain, tangkap. Kita tidak boleh kalah. Masyarakat harus dilindungi,” ucap Kapolri. (Red)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.