Rabu, 11 Januari 2017

Hukuman Di Akhirat Terhadap Pemimpin Pembohong Rakyat

    1/11/2017   No comments

MOKI, Langsa-Aceh: Masyarakat Aceh bersih hati dan berjiwa iklas memilih pemimpin, akan tetapi setelah itu rakyat aceh khususnya masih berada dalam kemiskinan dan tidak mendapatkan keadilan sehingga munculnya seorang pria berusia senja memakai kaos biru bertulisan "Suara Rakyat Suara Tuhan, Mana Janjimu 1 juta/KK".
Pria tak diketahui identitasnya ini,  kedapatan berdiri di depan baliho pasangan calon gubernur/wakil gubernur aceh dan walikota/wakil walikota langsa yang diusung Partai Aceh, sambil memungut botol bekas aqua di iringi kata - kata kesal terhadap pemimpin aceh yang suka membohongi rakyat.
Pria paruh baya itu berjalan sambil membawa goni berisikan botol aqua bekas terpelengak - pelengok, berdiri persis di depan baliho Mualem-TA Khalid di Jalan Prof Majid Ibrahim Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat. Selasa (9/1/2017).
Anehnya pria ini memandang baliho pasangan calon Gubernur Aceh yang berukuran besar itu, sambil berkata rupanya gambar orang ini dulunya yang pernah berjanji akan membagikan uang sebesar Rp1 juta per kepala keluarga.
Namun, disekitaran itu juga disahuti oleh warga lainnya yang melintas di jalan tersebut sambil mengatakan, sampai saat ini rakyat tidak pernah merasakan manisnya janji dimaksud, menyebut Mualem beserta partai pendukungnya kembali melontarkan janji lain seperti akan mengimplementasi turunan UUPA di Aceh.
Seperti dikatakan Rusli (49 tahun) warga langsa, rakyat tidak lagi bodoh dengan buaian janji palsu maupun pasangan calon walikota dan wakil walikota Langsa yang maju pada Pilkada 2017.
"Boleh saja berjanji, Tapi rakyat tidak selamanya bodoh, seperti uang 1 juta per KK . Belum lagi biaya naik haji dengan kapal pesiar katanya yang hingga sekarang ini masyarakat aceh masih bermimpi dengan semua janji - janji itu" Kata Rusli.
Ia mengaku bahwa suara rakyat memilih kepala daerah adalah suara Tuhan yang bisa menentukan terpilihnya pemimpin masa depan. Bila calon pemimpin masih juga sengaja untuk menipu rakyat, maka calon pemimpin tersebut akan menerima ganjaran, berupa balasan tuhan di akhirat kelak, begitupun tak layak untuk dipilih.
"Jangan lagi pilih calon pemimpin yang sengaja menipu rakyat, apalagi dengan janji manisnya, semua kebohongan pemimpin akan dipertanggung jawabkan di hari kiamat nanti, pemimpin yang benar menjalankan tanggung jawabnya untuk kesejahteraan rakyat, maka pemimpin itulah yang benar sesuai pedoman yang terkandung Dalam Al-Qur'an dan Hadis Rasul " Kata Rusli.(redaksi).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.