Selasa, 14 Februari 2017

Haryanto Dimata Musafir Asal Banjarmasin

    2/14/2017   No comments

MOKI, PATI-Suyono (65 Tahun) seorang pensiunan guru asal Banjarmasin, masa-masa pensiun ditinggal istri tercintanya. Sejak istri tercintanya meninggal, Suyono merasakan kesepian atas kesendiriannya. Dengan berbagai pertimbangan dan anaknya 3 juga sudah pada selesai kuliah akhirnya memilih jalan hidupnya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan cara menjadi Musafir.

Sudah 2 tahun Suyono malang melintang menjadi musafir, bukan seperti musafir-musafir yang sering kita jumpai dengan memakai baju hitam-hitam dan topi dari dari anyaman bambu serta menenteng tongkat yang ada di jalan-jalan.

Suyono memiliki sebutan musafir keren, dengan baju necis dan sepatu kulit mengkilap layaknya orang kantoran. Sepintas orang tidak percaya kalau Suyono ini adalah seorang musafir, tetapi sebagai tempat dia menopang kelelahannya adalah dari Masjid ke Masjid.

Dalam obrolan kami, Suyono jika singgah di Pati memilih Masjid Agung Baitun Nur Pati menceritakan, ternyata Suyono sudah sering datang di Pati sebagai tempat persinggahan utama. Seluruh wilayah Kabupaten Pati sudah di teluri dari Masjid ke Masjid dan makam-makam Waliullah menjadi tempat untuk menentramkan diri agar lebih dekat dengan Allah.

Masih berlanjut dalam obrolan, Suyono memiliki pesan yang tersirat seputar Pilkada Kabupaten Pati. Suyono melihat sosok Calon Bupati Pati Haryanto memiliki kharisma jiwa kepemimpinan. Dimata Suyono secara religi (Mata Batin), Haryanto memiliki dukungan yang kuat dari rakyatnya. Hal ini dirasakan Suyono selama mengelilingi Kabupaten Pati dari ujung barat sampai ke ujung timur dan ujung utara sampai ke ujung selatan. Banyak warga Pati yang menyatakan selama kepemimpinan Haryanto dilihat dari segi pembangunan dan pertanian sudah sangat baik. Dari dukungan masyarakat Pati tersebutlah dengan disatukan penglihatan Suyono secara Religi Haryanto akan menang dengan dengan perolehan 75% suara.

Tetapi Suyono juga memiliki pesan kepada Haryanto, bahwa Haryanto harus sering mengadakan Istiqosah untuk keselamatan rakyatnya. Karena tepat di wilayah udara Kabupaten Pati banyak aktifitas pesawat terbang, baik itu melintas maupun hanya untuk perputaran pendaratan.

Tidak terasa obrolan yang kami lakukan cukup lama dan Suyono juga mau melakjutkan aktifitas yang akhiranya obrolan kami berakhir. (Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.