Selasa, 14 Februari 2017

Setkab RI Pantau Kesiapan Pilkada Kabupaten Pati Tahun 2017

    2/14/2017   No comments

MOKI, PATI-Pemerintah Kabupaten Pati menerima kunjungan kerja Sekretaris Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI) diruang rapat Joyokusumo. Kunjungan kerja 5 orang utusan dari Setkab RI tersebut Hestiany, Ketua Tim Deputi Bidang Polhukam, Diah Pancaningrum,SH,MT., Asisten Deputi bidang politik dan hukum Depdagri, Retno Wulandari,SH,MH., Kepala subbidang Politik dan pemerintahan umum, A.Bayu Wiraditya,SH, Analisis Polhukam Bidang Politik dan Pemerintahan Umum, Hasa, Staf Bidang Politik dan Pemerintahan Umum Polhukam memantau kesiapan Pilkada Kabupaten Pati Tahun 2017. Selasa, 14/2/2017. Pukul, 11.15 Wib.

5 orang utusan dari Setkab RI tersebut diterima oleh Sekda Kabupaten Pati Drs. Desmon Hastiomo, MM., Assisten 1 Setda Drs. Sudiono, MM., Ketua KPU Pati Muh.Nasic,S.SI., Komisioner Panwas Kabupaten Pati Muh.Rifai, Kabag Tapem Puji Istianto,M.S.i., Kepala DPPKAD Drs. Turi Atmoko.MM., Kabag. Hukum Siti Subiyanto, SH, MH., Inspektorat Kabupaten Pati Drs. Sumarsono, MM., Kabag Humas Setda Kabupaten Pati Drs. Rasiman, MM., Kepala Kesbangpol Drs. Sudartomo, MM., Polres Pati diwakili oleh AKP Suroyoto, SH., Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Agus.

Ditjen Ekonomi Handayani utusan Setkab RI dalam kunjungannya ke Kabupaten Pati menyampaikan, Kami ditugaskan dari Pimpinan untuk melaksanakan pemantauan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pati dan kami akan melakukan telekonfers, untuk itu kami membutuhkan bantuan data data untuk intrusmen kami, jelasnya.

Sedangkan Diah Panvaningrum, SH. MT. Asisten Deputi Bidang Politik dan Hukum Depdagri menambahkan, Kami menindaklanjut perintah Presiden RI agar penyelengaran Pemilukada dilaksanakan lebih baik dari Penyelengara Tahun-tahun sebelumnya dan kami akan menyampaian hasil dari kunjungan pemantauan ini kepada Presiden, apakah arahan beliau sudah dilaksanakan dengan laporan berjenjang dari Kemendagri. Selain di Kabupaten Pati didaerah lain juga ada calon tunggal terkait adanya kotak kosong, kedepan akan direfesi kembali regulasi UU di pusat, dikhawatirkan partisipasi masyarakat menurun, kami melaporkan dari paska tahapan maupun pelaksanannya, imbuhnya.

Atas kunjungan dan pantauan kesiapan Pilkada Kabupaten Pati Tahun 2017 dari Setkab RI, Sekda Kabupaten Pati Drs. Desmon Hestiono, MM. menyampaikan secara prinsip dari penyelengara sudah siap melaksankan dan pengawalan Pemilukada. Terkait adanya kotak kosong ramainya hanya dimedsos tidak seperti fakta dilapangan, kondisi di lapangan menurut saya kondusif. Pihak Pemda siap mengantar dan memfasilitasi untuk pelaksanaan monitoring situasi diwilayah Kabupaten Pati. Kendala hanya ini musim hujan sehingga ada daerah tertentu terendam banjir dan TPS yang kena banjir sudah dipindahkan dan tidak ada permasalahan. Terkait anggaran sudah siap tidak ada masalah, kata Setda.

Komisioner Panwas Kabupaten Pati M. Rifai, S.Pdi. juga menyampaikan Bahwa kegiatan Panwas Kabupaten Pati melalui Panwascam sudah melaksanaan penyisiran dan pembersihan APK yang masih terpasang. Setelah tahapan kampaye kita mendapatkan laporan dari masyarakat dugaan pelanggaran Pemilukada tahun 2017 Monay politic sebanyak 10 permasalahan. Terkait adanya banjir yang melanda sebagian di wilayah Kabupaten Pati sudah kita bekerjasama dengan penyelengara untuk dipindahkan dan tidak ada masalah. Dalam pemilukada ini ada yang lain yaitu Petugas Pengawas TPS dan kita dibekali pengoprasian berbasis IT dan salah satunya GOWASLU, katanya.

Kepala kesbangpol Kabupaten Pati Drs. Sudartomo, MM. juga memberikan penjelasan kepada utusan Setkab RI, tugas pokok kami memberikan informasi terkait cegah dini, deteksi dini dengan pihak terkait, hasil pantauan kami yang dihimpun dengan calon tunggal tidak ada permasalahan dalam Pemilukada. Terkait kotak kosong itu bentuk demokrasi dan partisipasi masyarakat yang berangapan sebagai wadah apabila tidak cocok dengan paslon. Kita sudah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, baik kepada pemilih pemula dan sebagainya. Kita juga melakukan pemantauan kotak kosong yang dimana tidak cocok figur kepimpinan Petahana. Untuk menghadapi pemilukada yang menjadi gejolak bisa diatasi oleh pihak terkait dan Kabupaten Pati siap melaksanakaan Pemilukada, kata Sudartomo menutup penjelasan.

Kodim 0718/ Pati melalui Mayor Inf. Agus S. juga menyampaikan kesiapannya dalam mengamankan Pilkada dengan kekuatan sebanyak  477 orang siap membeck up Polres.

Polres Pati melalui AKP Suroyoto, SH. juga menyampaikan kesiapan untuk mengamankan Pilkada Kabupaten Pati dan sudah melaksanakan gelar pasukan sebelum pungut hitung sebanyak 851 personil sudah diterjunkan ke Kecamatan - kecamatan. Petugas Polri yang melaksanakan pam TPS sudah di bekali pengetahun tata cara juklak juknis dan ditambah BKO dari  Polres tetanga dan Brimob yang ditempatkan pada pos yang rawan.

Menutup penyampaian dari Pemkab Pati Ketua KPU Muh.Nasich,S.SI., menjelaskan, secara teknis KPU siap melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, namun karena cuaca hujan ada beberapa lokasi TPS yang terdampak banjir. Saat ini Logistik sudah sampai di PPS dan belum ada kekurangan. Kita menyiapkan Formulir A5 untuk pemilih yang ada di Rumah Sakit dan tahanan. Terkait Pendistribusian C 6 sudah dilakukan, Menyampaikan kepada KPPS agar benar-benar dipastikan yang memilih adalah warga setempat dan antisipasi KTP palsu dan C6 digunakan oleh orang lain. Untuk pemilih difabel sudah dilaksanakan Sosialisasi khusus. Kegiatan sosialisasi sudah dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dengan hiburan kethoprak dan melalui kutbah Jum'at, jelas Ketua KPU mengakhiri penyampaian kesiapan Pilkada kepada utusan Setkab RI.
(Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.