Minggu, 26 Maret 2017

Di Duga Tuntutan Para Napi Penjara Idi Terjadi Rusuh

    3/26/2017   No comments

Gambar : Ilustrasi
MOKI, Aceh Timur, Aksi protes ratusan narapidana di Rutan Idi, Aceh Timur, hingga memicu kerusuhan di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut disebabkan beberapa persoalan terkait kehidupan para napi di sana, Jum'at (24/3/2017).

Berikut adanya beberapa tuntutan para narapidana usai kerusuhan:

Tempat nasi diganti dengan tupperware jangan lagi digunakan ompreng, Lauk makanan diganti, Bagi napi yang keluarganya mengalami musibah atau yang meninggal dunia agar diberikan ijin untuk menjenguk.

Sebagian napi di Rutan tersebut dipindahkan ke rutan lain karena daya tampung penjara telah melampaui batas.

Agar tidak diambi biaya / pungutan liar terhadap penggunjung yang akan menjenguk para napi yang selama ini ditetapkan dengan nilai 50.000 Rupiah.

Sementara Kepala Rutan Idi, Irdiansyah Rana, kepada awak media membantah bahwa napi diberikan sarapan dengan lauk tempe busuk. Irdiansyah bahkan mengungkapkan bahwa selama dirinya dilantik sebagai kepala rutan Idi sejak dua bulan lalu, dirinya sudah mulai melakukan berbagai pembenahan, seperti tempat nasi yang sebelumnya ompreng sudah diganti dengan tupperware.

Irdiansyah juga mengatakan, sebelumnya Napi tidak pernah merasakan menu daging, namun kini napi mulai mendapat jatah menu daging sebulan sekali.

Terkait izin para napi yang keluar karena musibah, akan dilihat pertimbangan perizinan keluar sesuai prosedur. Sedangkan soal kapasitas Rutan Cabang Idi Rayeuk yang hanya untuk menampung 63 orang, akan dilaporkan ke kanwil untuk tindak lanjut. Saat ini memang diakui jumlah Napi yang ada berjumlah 356 orang.

Terkait pungutan liar, Irdiansyah mengaku sudah mengingatkan para sipir untuk tidak melakukan pungutan liar terhadap para pengunjung.(RH).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.