Rabu, 29 Maret 2017

Ketua LSM Katalis Minta Sekda Copot Sekdes Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota

    3/29/2017   No comments

Mustafa Adami LSM Katalis
MOKI, Langsa Aceh. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Transformasi Lintas Sosial (LSM Katalis) Aceh, Mustafa Adami meminta kepada Camat Langsa Kota M.Taufiq dan Sekda Pemko Langsa Syahrul Taib,SH.M.AP untuk mencopot Seketaris Desa (Sekdes) gampong Daulat  yang diduga pemicu terhambatnya Dana Desa untuk gampong tersebut, hal ini disampaikannya kepada media ini, Rabu (29/3/2017) di Langsa.Aceh.

Menurut Ketua LSM ini, Sekdes dinilainya tidak bisa beradaptasi menyesuaikan diri serta tidak bisa bekerja sama dengan Kepala desa (geuchik) dalam hal pelaksanaan pembangunan gampong sebagaimana yang terjadi beberapa waktu lalu yang menurut dugaannya Sekdes sengaja mengumpulkan masyarakat dengan memakai moment pembentukan tim 11 yang kedua karena tim 11 yang dibentuk oleh geuchik tidak diakuinya sehingga perlu dilakukan pembentukan ulang, ujarnya.

Rupanya sambung dia lagi, kesempatan tersebut dipergunakan Sekdes untuk memojok geuchik Definitif Zainuddin,B.Sc dengan menunding geuchik tidak transparan dalam pelaksanaan anggaran dana desa (ADD), urai Mustafa menerangkan.

Lebih lanjut ketua LSM ini mengatakan, pemicu terjadinya ketidak harmonisan antara pimpinan desa dengan Sekdes di duga berawal dari pembentukan Tim 11 yang dilakukan geuchik dimana menurut Sekdes kenapa pembentukan Tim 11 itu tidak melibatkan Sekdes didalamnya, penyebab ini rupanya berbuntut panjang yang akhirnya tibul niat sekdes untuk mencari kekurangan-kekurangan yang tidak ada dasarnya dan bukti yang kuat bahwa geuchik telah melakukan penyimpangan dana desa, ungkapya.

Dijelaskannya lagi, Sekdes gampong Daulat ini juga diduga telah mengatur skenario untuk menjatuhkan geuchik depenitif Zainuddin,B.Sc dengan cara membeberkan adanya penyimpangan penggunaan dana desa seperti untuk pengadaan barang inventaris kantor pembelian AC yang menurut Sekdes mempergunakan anggaran dana desa tahap pertama tapi setelah ditela,ah pada ril yang sebenarnya, ternyata pengadaan pembelian AC tersebut diplotkan pada anggaran dana desa tahap pencairan kedua, jadi tidak ada indikasi penyimpangan dana desa didalamnya, ungkap Mustafa.

Sementara terkait masalah SPPD geuchik, katanya lagi, Sekdes menganggap dana tersebut sudah habis terpakai oleh geuchik untuk perjalanan dinas, tapi setelah di cek dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, dana tersebut ternyata sudah dialihkan kepada kegiatan lain karena tidak terpakai, tuturnya kepada Wartawan.

Dirinya berharap kepada masyarakat khususnya gampong Daulat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya sehingga hanya merugikan semua, yaitu masyarakat gampong Daulat sediri, demikian hasil investigasi LSM Katalis digampong tersebut.(red).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.