Jumat, 31 Maret 2017

Marzuki Hamid: Berharap Pendidikan Dalam Pemerintah Kota Langsa Bebas Dari Korupsi

    3/31/2017   No comments

MOKI, Langsa-Aceh: Wakil Walikota Langsa Drs Marzuki Hamid,MM dalam arahan dan sambutannya pada acara pelatihan Integrity Fest (Pelatihan Guru Anti Korupsi) 2017 yang dilaksanakan di Aula Setda Kota Langsa Kamis (30/3/2017), dihadapan para undangan yang terdiri dari Mahasiswa, Guru, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan unsur lapisan masyarakat lainnya Ia menyampaikan, "kunci agar bisa terhindar dari perbuatan Kolusi Korupsi dan Nepoteisme (KKN) kata W2, perisailah diri dengan moral dan adab serta integritas, ujarnya.

Dijelaskannya lagi, Pemerintah kota Langsa menjelang datangnya tahun ajaran baru yakni penerimaan siswa-siswi baru diberbagai sekolah, pihaknya telah mengintruksikan kepada penyelenggara pendidikan melalui dinas Pendidikan Kota Langsa.

Supaya mengawasi penyelenggara pendidikan dapat menjalankan tugas-secara baik, tetap bersih, beradab, dan juga terbebas dari segala bentuk KKN, ujar Marzuki Hamid Wakil Walikota Langsa yang telah menjabat dua periode dihadapan undangan yang berhadir.

Sebut Marzuki Hamid, Pemerintah kota Langsa, dalam upayanya menghilangkan KKN juga telah menjalin kerja sama dengan KPK melalui MoU di Banda Aceh, sehingga dengan adanya kerja sama tersebut yakni memberantas korupsi, katanya, Langsa kedepan akan bisa menjadi contoh daerah lain sebagai daerah yang bersih terbebas dari segala bentuk Korupsi, dan Pungli, sementara dengan adanya kegiatan ini, dirinya menyambut baik seraya berharap nantinya dapat dan bisa disampaikan secara berantai kepada elemen lainnya, harap Marzuki dalam sambutannya.

Acara pelatihan guru anti korupsi (Teacher Anticorruption) dibuka secara resmi oleh wakil walikota Langsa Marzuki Hamid, kegiatan ini dihadirkan Pemateri dari berbagai Lembaga dan unsur terkait yang berkopeten diantaranya, dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Suriyanto,Ap,M.SP (Kadiv Saber Pungli Kota Langsa), Adnan Topan Husodo (Koordinator ICW), M.Ridwan Affan (Direktur Pusat Belajar Anti Korupsi DD), Aslam Syah Muda (PBAK DD), dan Pakar Pendidikan Indonesia "Darmaningtyas".

Sementara materi yang dibahas antara lain, "kondisi dunia pendidikan saat ini dan peran penting dunia Pendidikan dalam Pemberantasan Korupsi, "Urgensi pendidikan anti Korupsi dan Potensi Korupsi serta Polimik Penguatan oleh sekolah, "Realitas Pungli dalam dunia pendidikan tinjauan hukum dan Kajian Lapangan, "Kajian Fakta dan data Modus Korupsi sektor Pendidikan, kemudian membahas "Dampak Masif Korupsi Sektor Pendidikan dan Potensi Pencegahan Korupsi Sektor Pendidikan, "Membangun kesadaran anti Korupsi, "Metode pengajaran kreatif untuk pendidikan anti Korupsi.

Acara tersebut dilaksnakan oleh Pusat belajar Anti Korupsi, Dompet Duafa yang bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pemberdayaan dan Konsultasi (LP2K), serta Yayasan Anak Merdeka yang juga didukung Pencegahan Saber Pungli Langsa, Pemko Langsa, dan IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, acara ini mengangkat Thema "Guru Anti Korupsi Kreatif dan Inovatif".(Rusdi Hanafiah).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.