Sabtu, 04 Maret 2017

Polres Sabang Gelar Operasi Simpatik

    3/04/2017   No comments

MOKI, Sabang-Dalam rangka menertibkan pemakai jalan yang semakin banyak melanggar aturan Lalu Lintas di Kota Sabang, maka pihak Polres Sabang mengadakan Operasi Simpatik bagi pemakai kendaraan dan khususnya bagi kendaraan roda dua yang sangat tinggi angka pelanggaran berlalu lintas, demikian dikatakan oleh Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi S.IK MH, Jumat (03/03-17) malam.

Razia bagi pengendara roda dua yang dilaksanakan di jalan Perdagangan depan Mapolres Sabang dilaksanakan oleh Kasat lantas Polres Sabang AKP. Muji Bussalim, SE beserta segenap personilnya yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sabang Kompol H. Abdul Manaf berjalan dengan sukses.

Pengamatan MOKI dilapangan, banyak kendaraan roda dua yang terjaring pada razia tersebut, dan pelanggaran yang dilakukan kebanyakan tidak memakai helm pengaman dan ada juga STNK yang telah habis masa berlakuknya tapi tidak diperpanjang.

Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi ketika ditemui Wapemred MOKI mengatakan, pelanggaran Lalu Lintas yang dilakukan oleh para pengendara roda dua di Kota Sabang ini selalu pada hal yang sama yaitu tidak memakai pengaman kepala (Helm). Saya heran juga melihat masyarakat di Sabang, meskipun telah berulang kali dilakukan razia tetapi pelanggaran yang ditemukan selalu sama, ujar Kapolres

Saya megharapkan kepada para pengendara roda dua agar tertip aturan Lalu lintas khususnya pengaman kepala (Helm) sebab, hal ini sangat merugikan bagi pengendara apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Dan dapat berakibat vatal bagi pengendara itu sendiri, keselamatan bagi diri sendiri itu sangatlah penting karena benturan pada kepala yang tidak ada pegamannya bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkannya.

“ Kepada para pelajar SMP – SMA sederajat, diharapkan bagi yang tidak memilki SIM agar tidak memakai kendaraan roda dua, apalagi kebut-kebutan. Diharapkan para orang tua dapat lebih memperhatikan anak-anaknya dan tidak mengizinkan anak mereka memakai kendaraan roda dua khususnya bagi anak sekolah SMP yang masih kecil dan belum lagi boleh memiliki SIM karena masih dibawah umur “, tukas Slamet Wahyudi.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Sabang AKP Muji Bussalim, SE ketika ditemui selesai melaksanakan razia mengatakan, Operasi Simpatik bagi pengendara ini dilaksanakan dari tanggal 01 s/d 20 maret 2017 secara serentak dilaksanakan seluruh Indonesia. Untuk itu bagi para pengendara baik itu roda empat maupun  roda dua agar dapat mematuhi aturan berlalu lintas sebagai mana yang telah diatur pada aturan Lalu Lintas, ujarnya.

Dalam rangka Gelar Operasi Simpatik, kami dari pihak Sat Lantas Polres Sabang telah melakukan sosialisasi kesekolah sekolah SMA sederajat, gunanya adalah agar para pelajar dapat mematuhi aturan berlalu lintas ketika berkendaraan dan jangan sampai ada lagi para pelajar yang tidak memakai helm.

Kami sangat mengharapkan kerjasama dengan pihak sekolah dan para orang tua murid agar lebih memperhatikan perkembangan anaknya khususnya berkendaraan, sebab hal itu gunanya untuk keselamatan anak mereka apabila terjadi Laka Lantas. Bagi pihak sekolah khususnya para pelajar SMP, karena usianya belum mencukupi untuk memilki SIM diharapkan lebih memperhatikan para siswa/i yang memakai sepeda motor, pungkas Muji Bussalim. (Wapemred)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.