Senin, 24 April 2017

Fenomena Masyarakat Simpang Wie, Masih Dibawah Kemiskinan Di Kecamatan Langsa Timur

    4/24/2017   No comments

MOKI-Langsa Aceh. Pemerintah Kota Langsa membawahi sebanyak 66 Desa (Gampong) dari 5 Kecamatan se Kota Langsa. Desa Simpang Wie ini, juga berjumlah Kepala Keluarga (KK) paling sedikit dari semua Desa di dalam Pemerintahan Kota Langsa.

Desa Simpang Wie, juga dihuni oleh 32 rumah kepala keluarga (KK) dengan memiliki dua kepala Dusun dan jumlah pemilihan suara tetap sebanyak 109 jiwa pada setiap dilaksanakan pemilihan umum di daerah ini.

Pemerintahan Desa Simpang Wie, memiliki wilayah begitu kecil bila dibandingkan dengan Desa - Desa lainnya yang ada di dalam pemerintahan Kota Langsa, di Desa ini juga mayoritas mata pencaharian penduduk di sektor pertanian, hanya sebagian besar areal perkebunan di daerah ini, 50 % bukan dimiliki oleh warga setempat, lahan seluas 2 Hektar yang berisikan tanaman disini bukan kepunyaan penduduk setempat.

Desa Simpang Wie, masih dikatakan tergolong masyarakatnya berada dibawah kemiskinan, namun jika dilihat dari sudut bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat/Pemerintah Kota Langsa, bantuan tersebut juga setara menerima jumlah besar Dana dengan Desa - Desa lainnya di Kota Langsa, walaupun desa simpang wie berjumlah 32 kepala keluarga (KK) dengan 2 dusun, 109 suara pemilihan.

Pemerintahan Desa Simpang Wie sejak puluhan lalu sudah di pimpin oleh beberapa Geuchik (Kepala Desa) dari kepala Desa pertama, Usman, M Husen, Usman, Pj Geuchik Syafruddin, geuchik Fahruddin dan yang terakhir masyarakat Gampong Simpang Wie dalam pemilihan Geuchik Periode 2017-2022 mendatang, sekarang ini di jabat oleh Kepala Desa terpilih Ibnu Abas.

Desa Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur dulunya hanya menerima bantuan dari pemerintah daerah setempat, melalui dana bantuan APBK Kota Langsa, oleh karena itu sejak dipimpin Negara ini oleh Presiden Republik Indonesia Jokowi Dodo, semua Desa di seluruh Indonesia, pemerintaha Desa di Provinsi Aceh, termasuk salah satunya Gampong Simpang Wie juga mendapatkan Dana APBN 600 juta dari APBK Kota Langsa 400 pada tahun 2016 lalu, total 1 Milyar Rupiah untuk kesejahteraan masyarakat Desa Simpang Wie.

Desa Simpang Wie salah satunya daerah paling sedikit penduduknya diantara seluruh Desa lainnya yang ada dalam Pemerintah Kota Langsa. Pemerintah Kota Langsa di Tahun 2017 melalui bantuan APBN dan APBK Langsa untuk semua Desa (gampong) se Kecamatan Kota Langsa akan mengucurkan dana kesejahteraan Desa sebesar Rp 1,5 Milyar yang di terima melalui kepala desa masing - masing untuk dapat dipertanggungjawabkan tentang penggunaan dana Desa.

Pemerintah Pusat, baipun Pemerintah Daerah memberikan bantuan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Desa melalui bantuan APBN 2017 sesuai informasi yang diketahui bantuan Dana untuk semua Desa mencapai, 1,5 Milyar termasuk Desa Simpang Wie. di Kota Langsa.

Kronologis yang di rasakan masyarakat di daerah ini, sebagian besar mendirikan rumah di atas tanah orang lain yang bukan milik pribadi, dalam hitungan rumah warga hanya beberapa rumah saja mereka bangun di atas lahan pribadinya, lebih dan kurang masyarakatnya yang mendirikan rumah diatas tanah pribadinya, berkisar 15 rumah dan beberapa Kepala Keluarga (KK) lainnya mereka membangun rumah sebatas diberikan tumpangan di atas tanah keluarga mereka di Desa Simpang Wie.        

Desa Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur, mulai berkembang pembangunan di daerah ini, terlihat dari tahun 2010 lalu, terlihatnya kemajuan desa ini terakhir pada tahun 2016 lalu, melalui bantuan Pemko Langsa membangun sebuah kantor Desa, seperti jalan dan saluran parit dibangun melalui Dana PNPM dan Dinas Pekerjaan Umum Langsa.

Selanjutnya semua pengharapan masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan dari kepemimpinan kepala desa simpang wie, apakah dengan terpilihnya Geuchik (kepala desa) periode 2017-2022 mendatang, warga desa ini sangat berharap perubahan dan kesejahteraan dari bantuan Pemerintah Pusat, maupun bantuan dari Pemerintah Aceh, warga simpang wie juga sangat berharap kejujuran kepala desa dalam menggunakan dana Desa.

Gampong Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur, jumlah penduduk sedikit 32 Kepala Keluarga (KK) masih dibawah kemiskinan, daerah ini memiliki satu bangunan Pustu (pukesmas pembantu) satu gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Langsa. Di desa ini juga memiliki asset Pemda Aceh Timur, berupa Kebun Sawit yang berdampingan dengan SMPN 7 setempat, juga kebun sawit milik warga aceh tamiang, seperti bangunan Kantor Geuchik, Gudang PKK, dan satu bangunan Mesjid (meunasah) rumah ibadah untuk keperluan masyarakat, di desa ini juga Walikota Langsa Toke Su'um mewakafkan lahan dan bangunan balai pengajian untuk masyarakat Simpang Wie.(red)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.