Sabtu, 08 April 2017

Peresmian Dan Pengukuhan Kapal PKR Sigma 10514 Dan KRI RE. Martadinata 331 Oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizad Ryacudu

    4/08/2017   No comments

MOKI, Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meresmikan dan mengukuhkan Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) SIGMA 10514, KRI Raden Eddy Martadinata-331 di Dermaga Pondok Dayung TNI AL, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/4). KRI Raden Eddy Martadinata- 331 merupakan kapal PKR SIGMA 10514 pertama yang dibangun di galangan kapal dalam negeri PT PAL Indonesia bekerja sama dengan perusahaan kapal Belanda Damen Schiede Naval Ship Building (DSNS).

Kehadiran KRI RE Martadinata- 331 menjadi kapal kelima yang menerapkan teknologi SIGMA. Kapal kombatan ini mampu melaju hingga kecepatan 28 knot dan didesain untuk menjalankan berbagai misi yaitu peperangan anti kapal atas air, peperangan anti kapal selam, peperangan antiserangan udara serta peperangan elektronika. Sistem persenjataan yang dimiliki kapal ini antara lain meriam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun dan rudal Exocet MM40 Block 3 yang jarak jangkaunya bisa mencapai 180-200 Km.

Selain itu juga ada rudal antiserangan udara Mica yang dirancang efektif dan dapat menyergap sasaran sejauh 20-25 Km dengan ketinggian 9144 meter. Ada juga pengecoh rudal terma SKWS DLT 12 T yang mampu membelokkan arah rudal, mengacaukan sensor rudal, mengacaukan jammer hingga mengecoh infra merah dan frekuensi radio yang digunakan rudal udara ke permukaan.

Selain itu, torpedo jenis ringan, Torpedo A 244S yang punya kemampuan khusus mengincar sasaran di perairan dangkal serta.meriam Clow In Weapon System (CIWS) Millenium 35 mm untuk menangkis serangan udara dan ancaman permukaan jarak dekat. Atas teknologi yang ada di dalamnya, kapal ini dikukuhkan sebagai kapal pimpinan atau flagship.


PERKUAT PERTAHANAN

Sementara Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang hadir dalam peresmian mengatakan bahwa kehadiran KRI RE Martadinata-331 akan memperkuat pertahanan dan keamanan laut Indonesia. “Kapal KRI RE Martadinata- 331 ini dilengkapi dengan persenjataan anti kapal permukaan, anti bawah air dan anti serangan udara serta mampu melaksanakan perang elektronika,” kata Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menjelaskan bahwa, KRI RE Martadinata- 331 merupakan kapal pertama proyek kapal SIGMA 10514 PKR yang pembangunannya dilakukan oleh DSNS dan PT PAL Surabaya. Panglima menjelaskan, untuk pemotongan alat baja pertama dilakukan di Vlisingen Belanda dan peletakan tunas dilakukan di PT PAL.

“KRI ini merupakan kapal Fregat kombatan utama TNI AL pertama yang dibangun di galangan kapal dalam negeri.” KRI RE Martadinata memiliki panjang 105 meter, lebar 14 meter, draf termasuk sonar 4,23 meter, full load 5,72 meter, dengan bobot penuh 2.946 ton dan mampu melaju hingga kecepatan 28 knot. (YUS-01-JKT)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.