Minggu, 07 Mei 2017

Gerakan Masyarakat Bersama Aliansi Pati Peduli Pembesan Ayu Dan Linda

    5/07/2017   No comments

Kartono Ketua Pasopati memegang Foto Ayu bersama Suyono
Paman Ayu.
MOKI, PATI-Masyarakat Pati dan Pasopati melakukan gerakan bantuan moril dan materil untuk pembebasan Rahayu Astuti asal Desa Bleber, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati bersama temannya Linda Ayu Agustina asal Desa Damaran, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara menjadi korban Traficking yang ditahan di Polsek Sunggal Medan dan diduga mendapat perlakuan penganiayaan dari majikannya.

Kejadian yang menimpa Ayu dan Linda sungguh sangat memprihatinkan kita semua, nasib yang dialami Rahayu Astuti yang saat ini mendekam di sel Polsek Sunggal Medan. Rahayu Astuti adalah korban Traficking oleh PT Surya Jaya Abadi Medan yang diperkerjakan salah satu dirumah oknum Polisi berpangkat Kompol yang merupakan anak dari Bos PT Surya Jaya Abadi sendiri.

Karena jam kerja yang tidak mengingat waktu siang dan malam dengan gaji Rp. 750.000,- padahal gaji yang dijanjikan sebesar Rp. 1.200.000,-, Ayu sudah tidak tahan dan kepingin pulang ke Pati. 

Menurut Suyono paman Ayu,"Karena sudah merasa tidak nyaman ditempat kerja, pas Ayu bersih-bersih kamar majikannya melihat cincin emas, diambil dan dijual seharga Rp. 2.000.000,- untuk melarikan diri pulang ke Pati. Tetapi, tiba-tiba Ayu ditangkap Buser dari Kepolisian Medan bersama Polres Pati dan dibawa ke Medan. Kini Ayu menjadi tahanan Polsek Sunggal Medan dengan tuduhan pencurian. Ketika saya bertemu Ayu di Polsek Sunggal Medan, wajah Ayu lebam memar-memar katanya tiap tengah malam dianiaya oleh majikannya dengan cara dikeluarkan dari sel kemudian ditempat diruang lain dalam Polsek,"jelas Suyono paman Ayu.

Dengan kejadian ini, Suyono paman Ayu yang juga mantan Kades menggandeng Pasopati Kabupaten Pati serta masyarakat ikut peduli secara moril  dan materil mendukung pembebasan Rahayu Astuti. Karena Tim Advokad Medan Peduli Ayu & Linda, yang didukung dari para aktifis Pusaka, LBH WI, Kontras Sumut, LAPK, LSM KPK, Yayasan PPDM, LBH APIK, KKSP dan terus bertambah dukungan-dukungan dari media dan elemen-elemen masyakat Medan.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Cluwak Kartono, S.Pd juga menjabat Kepala Desa Payak merespon dan ikut prihatin atas peristiwa yang menimpa Ayu gadis Bleber yang merupakan tulang punggung orang tuanya. Kartono akan menggerakan anggota Pasopati Kabupaten Pati untuk membantu secara moril dan materil (Urunan) atas pembebasan Ayu, tetapi sebelumnya akan bertemu Bupati Pati Haryanto sekaligus melaporkan permasalahan tersebut.

"Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah mendukung demi menegakkan Keadilan, karena hilangnya hak tersangka sekaligus korban kekerasan dan Trafficking oleh oknum Polisi yang katanya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat,"jelas Kartono. (Aris)

Masyarakat yang Peduli Ayu bisa menyalurkan Bantuan lewat :
Ngatini (Orang Tua Ayu)
BRI NO, Rekening : 5952-01-002020-50-7

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.