Sabtu, 13 Mei 2017

Geuchik Simpang Wie Tidak Berikan Jatah Bantuan Sapi Untuk Tuha peut

    5/13/2017   No comments

MOKI, Langsa-Aceh . Desa Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur, disinyalir menggunakan dana desa tidak transparan ditengah warga setempat, lebih parah lagi jika oknum geuchik tidak terbuka dalam menggunakan dana desa dari APBN 2016 lalu. 

Seperti memberikan bantuan ternak (sapi) untuk masyarakat di desa ini, dari penarikan dana tahap pertama dan penarikan sisa dana di bulan Desember 2016 lalu, disinyalir dana desa tidak transparan di Gampong Simpang Wie tentang pembelian sapi, sehingga jatah bantuan untuk tuha peut tidak diberikan oleh kepala desa (geuchik) setempat.  

Bantuan ternak (sapi) di duga pihak geuchik (kepala desa) memberikan bantuan hanya pilih kasih untuk sebagian orang - orang terdekat dengan kepala desa, padahal semua dana yang digunakan itu bukanlah dana geuchik pribadi, semua bantuan dana itu adalah pemberian pemerintah untuk kesejahteraan warga desa, ADG tersebut bukanlah untuk memperkaya oknum pribadi yang berwewenang dalam penggunaan anggaran desa 2016 lalu..

Mantan Geuchik Simpang Wie (kepala desa) Fahruddin yang pernah dipertanyakan pihak Ketua Tuha Peut saat dirinya masih menjabat sebagai kepala desa, pernah berjanji akan memberikan seekor sapi bantuan akan diberikan hak Tuha Peut satu ekor sapi, namun bantuan sapi untuk tuha peut akan diberikan pada penarikan dana tahap ke dua sebelum masa jabatan geuchik Fahruddin berakhir " Ujarnya. 

Namun bantuan sapi dari bantuan dana Desa APBN 2016, semua bantuan tersebut hanya dinikmati oleh beberapa oknum saja di desa simpang wie, sementara bantuan ternak (sapi) untuk ketua tuha peut, sama sekali pihak geuchik tidak pernah meberikan setiap bantuan tersebut. 

Menurut Ketua Tuha Peut, dirinya menjabat Tuha Peut sudah berjalan 5 tahun di Gampong Simpang Wie, akan tetapi setiap dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah hanya bisa mendengarkan saja. 

Sekarang Kepala Desa Simpang Wie bukan lagi dijabat oleh Fahruddin, terkait janjinya akan memberikan bantuan seekor sapi untuk ketua Tuha Peut, sampai pergantian kepala desa seekor sapi yang ditunggu - tunggu sapi itu tidak pernah datang, apalagi sekarang ini kepala desa simpang wie sudah dijabat oleh Geuchik Ibnu Abas. 

Matan Geuchik Fahruddin, saat ditemukan media ini, Sabtu (13/5/2017) terkait bantuan sapi untuk ketua tuha peut, ia membenar bahwa ia pernah berjanji akan memberikan seekor sapi bantuan yang telah dianggarkan melalui dana ADD 2016, janjinya itu pada tahap penarikan dana pertama sapi - sapi yang dibelikannya telah diberikan terlebih dahulu untuk beberapa perangkat desa yang ada di simpang wie, maka pembelian sapi tahap pertama untuk tuha peut saat itu saya pending dulu saat itu. 

Lanjut Fahruddin, pikirnya sapi selanjutnya akan diberikan oleh kepala desa yang baru menjabat pada bulan agustus 2016 lalu, karena sisa dana tahap ke dua udah masuk kerekening geuchik yang menjabat sekarang ini. " Ujarnya. 

Apakah pembelian sapi akan diberikan pada sisa penarikan tahap ke dua nanti, mengingat masa jabatannya telah berakhir di bulan Juni 2016 lalu, maka sisa dana pada tahap ke dua bukan lagi melalui dirinya, karena pengambilan sisa dana terakhir pada tahap ke dua sudah melalui geuchik yang sudah dilantik pada bulan Agustus 2016 lalu. 

Jadi program semula seperti pembelian sapi untuk berikutnya, apakah dilanjutan oleh kepala desa yang sudah menjabat menjadi geuchik Ibnu Abas, sekarang " Terang Fahruddin. 

ADD 2016 lalu hanya sebatas penarikan tahap pertama dimasa jabatannya saja, sampai batas bulan Juni 2016 lalu, penarikan dana desa tahap dua untuk simpang wie, dana tersebut melalui kepala desa yang sudah beberapa bulan dilantik, jadi dirinya tidak tahu apakah ada dibelikan sapi - sapi berikutnya, termasuk jatah untuk ketua tuha peut pada dana penarikan sisa akhir 2016 lalu. " Tutup Fahruddin. 

Sementara Tuha Peut Simpang Wie, yang sudah 5 tahun menjadi Ketua Tuha Peut di desa ini, mengakui tidak pernah menerima bantuan apapun yang berbentuk ternak, seperti sapi dan kambing, apalagi dana desa semua  dikelola oleh kepala desa setempat " Pungkasnya demikian.(red).  

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.