Senin, 12 Juni 2017

Belum Terbitkan SK Keanggotaan BK, Ketua DPRD Sumenep Dianggap Suka Bikin Gaduh

    6/12/2017   No comments

Pewarta: Zainul Muttaqin

MOKI, Sumenep - Ketua DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Herman Dali Kusuma diketahui belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) keanggotaan Badan Kehormatan (BK) untuk periode 2017-2019. Padahal keanggotaan BK sudah resmi terbentuk sejak Senin (29/05/2017).

Akibatnya BK tidak bisa bekerja cepat dalam menyelesaikan beberapa kasus dugaan pelanggaran etik anggota dewan warisan BK periode sebelumnya.

Demikian disampaikan Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asep Irama. Setidaknya ada empat kasus yang masih menumpuk di meja kerja BK.

Mulai dari keterlibatan anggota Fraksi NasDem dalam Pilkades Poteran Kecamatan Talango Sumenep, aksi saling pukul sesama kader Golkar, konten bermuatan pornografi yang diduga diperankan anggota dewan.

Termasuk kata Asep, aksi pemulukan anggota dewan terhadap konstituennya di Kecamatan Pasongsongan pada tahun 2016 silam. Praktis BK tidak bisa bekerja karena SK belum dikeluarkan oleh Ketua DPRD.




Termasuk dalam memproses beberapa dugaan pelanggaran etik yang belum diselesaikan BK sebelumnya, kata Asep dalam keterangan tertulis kepada redaksi pada Minggu (11/06/2017).

Akibat belum dikeluarkannya SK keanggotaan BK, Asep khawatir akan memicu potensi tumbuhnya konflik internal di DPRD Sumenep.

Terlebih, Herman Dali Kusuma sudah membuat 'gaduh' ketika proses pemilihan anggota BK berlangsung.

Herman Dali Kusuma jangan memperkeruh suasana internal DPRD. Apalagi BK spiritnya sangat jelas, untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Parlemen yang selama ini disinyalir sering main mata menyikapi pelanggaraan etik anggota dewan.

Terlebih sekarang hubungan antara anggota dewan dengan Ketua DPRD sedang tidak harmonis karena beberapa sikap dan keputusan Herman Dali Kusuma yang merugikan Parlemen, terang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno itu.

Oleh karena itu, Asep mendesak Herman Dali Kusuma segera menerbitkan SK sebagai dasar hukum keanggotaan BK yang baru. Herman Dali Kusuma jangan suka bikin publik geram dengan berbagai ulah dan sikapnya. Apalagi keanggotaan BK sudah terbentuk. Jadi SK harus segera diterbitkan, demikian tukas Asep.

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.