Rabu, 26 Juli 2017

Begini Harapan Tim KPK Hadir di Sumenep

    7/26/2017   No comments

MOKI, Sumenep-Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsupgah) Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan sosialisasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Rabu 26 Juli 2017.

Kedatangan tim Unit Koordinasi dan Deputi Pencegahan (Tim korsup) KPK ini untuk menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor) melalui transparansi perencanaan dan penganggaran keuangan daerah pada Pemkab Sumenep, di gedung paripurna DPRD setempat, Rabu (26/07).

Sedangkan tim Korsupgah KPK yang datang ke Sumenep sebanyak dua orang yakni Arif Nurcahyo dan Tri Gamarefa.



Bupati Sumenep A. Busyro Karim dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan sosialisasi Tipikor dari KPK ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dan supervisi di kantor Gubernur Jatim pada tanggal 3 Agustus 2016 lalu. Namun rencana sosialisasi ke daerah tersebut baru terlaksana hari ini.

“Mungkin karena banyak daerah yang harus didatangi sehingga Sumenep baru kebagian hari ini,” kata Bupati Busyro, Rabu (26/7/2017).

Menurutnya, sosialisasi Korsupgah dari KPK ini digelar sebagai wujud nyata keseriusan Pemkab dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (good government). Apalagi, Pemkab Sumenep saat ini sudah melangkah untuk melaksanakan proses e-government.

“Kedepan tidak ada lagi pembahasan yang tidak transparan. Baik dari perencanaan maupun realisasinya,”jelas Busyro.

Sementara, Tri Gama Reva Bidang Kasatgas Pencengan Korupsi mengatakan, saat ini DD manjadi sorotan KPK karena nilainya fantastis. Dia berharap DD yang dikucurkan pemerintah pusat untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan untuk kepentingan pribadi kepala desa.

"DD untuk pengembangan desa. Jadi kelola dengan transparan. Sehingga dapat mensejahterakan masyarakat desa,"katanya.

Tri sapaan akrapnya menyampaikan transpransi melalui publikasi sangat penting sehingga masyarakat bisa menilai kerja para kepala desa. Jika di desa tidak ada publikasi berarti kepala desa tidak ingin ada kemajuan di desanya

"Ada yang dipublikasikan ada yang tidak dipublikasikan. Di negeri ini tidak ada yang kebal hukum. Siap siap yang bermain dengan uang negara pasti menunggu giliran"tegasnya.

Menurutnya Pimpinan KPK membuat surat edaran kepada kepala desa. Sehingga nanti mampu memberikan penyadaran terhadap menyelenggaran dana desa,"pungkasnya.

Nampak hadir dalam acara  tersebut, Bupati Sumenep  A. Busyro Karim, ketua  DPRD Herman Dali Kusuma,  beberapa Anggota Dewan, kepala OPD,  Camat,  dan Sejumlah ASN Pemkab Sumenep. (Sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.