Kamis, 20 Juli 2017

HM Izzat, Warga Ganding Terdakwa Kasus Rastra Divonis 1,6 Tahun Penjara

    7/20/2017   No comments

MOKI, Sumenep-HM Izzat, warga Desa Ketawang Karay kecamatan Ganding Sumenep Madura Jawa Timur, Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi Raskin tahun 2015 atau yang sekarang Rastra.di Vonis 1,6 tahun penjara oleh  Majelis  Hakim Tindak pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

“Vonisnya sudah lama mas, sebelum lebaran (Idul Fitri) kemarin,” ujar kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sumenep, Agus Subagya, Kamis (20/72017) kepada awak media.

Menurutnya, selain vonis 1,6 tahun kurungan penjara, terdakwa juga diminta mengembalikan kerugian negara sebesar Rp200 juta.

“Kerugian negaranya sudah dia bayar,” paparnya.



Disinggung apakah akan ada tersangka lain selain HM Izzat,  Agus , tidak bisa menjelesakan hal itu.

Bahkan, pihaknya meminta media mengkonfirmasi masalah tersebut ke pihak  kepolisian.

“Kalau masalah itu, tanya saja ke polres,” kata Agus sapaan akrapnya.

HM Izzat ditetapkan sebagai tersangka sekitar Juli 2016 lalu dan berkas perkara itu dinyatakan lengkap (P21) sekitar akhir November 2016. Baru, sekitar Desember berkas perkara tersebut diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diproses tahap dua sebelum disidangkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Izzat dianggap melanggar Pasal 2 ayat (1) sub Pasal 3 Jo Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUH Pidana.

Untuk diketahui, kasus itu berawal dari penggerebekan pendistribusian banutan raskin di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, yang terjadi pada 8 Juli 2015. Saat itu bantuan beras subsidi sebanyak 41.130 Kg merupakan jatah warga miskin di tujuh desa yang berada di Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean.

Sebagai penerima jasa angkutan dari pelabuhan Gersik Putih, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, ke Kecamatan Kangayan, adalah KLM Cinta Mekkah yang saat itu dinahkodai oleh Saharuddin Warga Desa Saobi Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean.

Dalam perkara itu, Polres Sumenep telah menetapkan dua tersangka, yakni Suryadi Warga Desa Kasengan, Kecamatan Manding selaku Direktur CV Utama Mandiri (pihak ketiga) dan Izzat warga Desa Ketawang Karay.

Keduanya saat ini mendekam di balik jeruji besi di Rumah Tahanan Kelas II B Sumenep, berkas perkara Suryadi dilimpahkan ke Kejari Kamis, 8 Desember 2016.

Sementara HM Izzat menyerahkan diri kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumenep beberapa waktu lalu. Setelah menyerahkan diri sempat menuai polemik karena kicauannya di media.

Saat itu Izzat menduga kasus Raskin di Sumenep ada keterlibatan oknum kepolisian setempat. (Sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.