Jumat, 28 Juli 2017

Lama Jadi DPO Ahirnya, Warga Dasuk di Ringkus Polisi

    7/28/2017   No comments

MOKI, Sumenep–Lama jadi DPO Ahirnya Munawar (45) Warga Barakma, Desa Dasuk Laok jec. Dasuk Sumenep madura Jawa Timur Ahirnya di ringkus aparat Polres Setempat. Kamis, (27/7/2017).

Munwar (45) Lama jadi Daftar Pencarian Orang (DPO) 17 kg bahan peledak (Handak), tersebut, diringkus petugas saat berada di rumah Pak Noyong, warga Dusun Kampong Arab, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, pukul 19.00 Wib.

"Penangkapan itu merupakan pengembangan BAP dari tersangka Ibnu yang ditangani polsek Dungkek dalam perkara handak, pada 17 juni 2017 lalu," kata AKP Suwardi, Kasubag Humas Polres Sumenep, Jum'at (28/7/2017).

Sebagaimana hasil BAP petugas terhadap tersangka Ibnu, diketahui jika 17 kg obat mesiu (obat mercon) yang dimiliki, hasil dari membeli kepada Munawar, warga Kecamatan Dasuk.



"Oleh Munawar, penjualan serbuk warna silver itu dilakukan kepada Ibnu, untuk mendapat keuntungan,"terangnya.

Sebelumnya, pada hari Sabtu 17 juni 2017 sekitar pukul 18.30 Wib, Unit Reskrim Polsek Dungkek, melakukan penangkapan terhadap Ibnu, warga Dusun Bakong, Desa Lapa Taman, Kecamata Dungkek, terkait kepemilikan bahan peledak.

Pria 43 tahun tersebut, diamankan disebuah gubuk, yang terletak dihalaman rymahnya. Dan dari hasil penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah sak bakul terbuat dari anyaman bambu, satu buah jerigen warna biru, satu buah tas warna coklat, satu buah ember warna hitam, Tali rafiah warna biru, Sendok takar terbuat dari botol teh pucuk dan sendok takar terbuat dari tutup cat pilok, dua bungkus tas plastik, sebelas plastik warna putih, empat belas plastik berisi handak 1 Kg, tujuh bungkus plastik berisi handak 0.5 Kg, dan empat belas bungkus plastik berisi handak 1 ons.

Akibat perbuatannya, mereka kedua tersangka tersebut akan dijerat Pasal 1 ayat (1) dan (3) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang handak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Keduanya langsung dilakukan penahanan. Perkara ini masih kami kembangkan, siapa tahu masih ada keterlibatan orang lain," pungkasnya. (SR)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.