Selasa, 15 Agustus 2017

Anggota Kodim 0718/ Bersama Santri Menghadiri Tausiyah Kebangsaan

    8/15/2017   No comments

MOKI, Pati-Anggota kodim Pati bersama Santri Kab Pati Menghadiri Tausiyah Kebangsaan yang di Selenggarakan Kodam IV/DIP. di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (15/8/2017) malam.

Panglima TNI Nurmantyo mengajak“ masyarakat Indonesia untuk meneladani Kiyai atau Ulama yang selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,itu selalu menjadi ujung tombak perjuangan kemerdekaan. Yang berjuang agar Indonesia merdeka itu bukan TNI, tapi ulama, kiai, tokoh agama dan para santri.




Tausiyah kebangsaan dihadiri" beberapa pejabat Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang, antara lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman dan Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono.dan ribuan umat islam.

Para ulama dan pejabat TNI-Polri duduk bersila di sela acara Tausiyah Kebangsaan di kawasan Tugu Muda, Semarang ini Alasan menjadi pioner perjuangan kemerdekaan itu pulalah yang membuat Gatot tidak percaya jika ada kiyai atau ulama yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. “Jika ada ulama yang ingin mengganti dasar negara Pancasila dengan yang lain berarti itu bukan ulama Indonesia. Itu bisa jadi ulama yang dibayar untuk memecah belah persatuan bangsa. Kita wajib melawannya. Memang enggak tahu apa, kalau ulama kita itu yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia,”




Rangkaian acara Tausiyah Kebangsaan yang diselenggarakan Kodam IV Diponegoro ini dimulai sejak Senin sore. Acara tausiyah diawali dengan pembagian ribuan tampah berisi nasi kebuli kepada para jemaah yang datang dari berbagai kota di Jateng. (Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.