Minggu, 06 Agustus 2017

Gagasan Warga Tangerang Selatan Bangun Kampung Belajar

    8/06/2017   No comments

MOKI, TangSel-Merespon positif  tagline Kota Tangerang Selatan,"Sehat, Modern dan Religius", masyarakat di Komplek Perumahan Lembah Pinus Sasmita Jaya menggaungkan program "Kampung Belajar". Gagasan ini diluncurkan Minggu,  6 Agustus,  di Masjid Baabussalam di perumahan tersebut, dalam momentum khidmat, selepas shalat subuh berjamaah.

"Terbentuknya Panitia Pembangunan Masjid Babussalam serta terbitnya Surat Ikrar Wakaf Yayasan Masjid Babussalam, modal utama untuk merealisasikan cita-cita mulia "BABUSSALAM MEMBANGUN"  sebuah gagasan dalam rangka menjadikan masjid Babussalam sebagai  The Center of Quranic Civilization bagi masyarakat Lembah Pinus Sasmita Jaya khususnya dan Kota Tangerang Selatan umumnya," kata Romlan Syukur,  Ketua Yayasan Masjid Baabussalam.

Romlan meneruskan,"Gagasan pembangunan masjid ini lahir karena kian kuat kesadaran perlunya fasilitas yang mewakili semua fungsi pendidikan al Quran dalam upaya membangun pusat peradaban al Quran. Ini mencakup fungsi ibadah, fungsi ekonomi, fungsi kesehatan, fungsi edukasi al Quran, fungsi pertemuan dan konseling masyarakat, dan berbagai fungsi lainnya. Inilah yang ditegaskan dengan nana Kampung Belajar".

Menambahkan Romlan, Ibnu Khajar selaku Ketua Fundraising Team program ini mengatakan, "Maksud mulia ini, berkorelasi kuat dengan tagline kota Tangsel: Sehat, Modern dan Religius." Kata Ibnu, hadirnya wujud konkret fasilitas ini, baik masjid dengan segenap kebutuhannya, dan sumberdaya manusia yang berdedikasi didalamnya, menjadi ikhtiar menjadikan "Lembah Pinus Kampung Belajar" sebagai salah satu model kehidupan masyarakat yang mewakili tagline Kota Tangsel.




Untuk itu,  pihaknya akan mengedukasi masyarakat sekitarnya Tangsel untuk menyokong program ini.  Manfaatnya saat semua ini terwujud, masyarakat bisa menyaksikan bagaimana masjid menjadi pusat pergerakan sosial, darimana beragam kegiatan social engineering mampu menginisiasi kolaborasi dengan pengurus lingkungan dalam pendirian majelis taklim (MT) kaum bapak, MTkaum ibu dan MT anak-anak di tiap RT di RW 23 Pamulang Timur dan RW 24 Pamulang Barat. Di area ini juga, berdiri Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Naura Babussalam.  Untuk menghidupkan spirit Kampung Belajar, diciptakan banyak sentra edukasi di rumah-rumah tokoh masyarakat. "Misalnya sentra edukasi leadership, sentrs edukasi al Quran, sentra edukasi olahraga atau champion area, sentra edukasi ekonomi dan bisnis, sentra edukasi akhlakul karimah atau karakter dan sebagainya," jelas Ibnu.





Abu Hurairah selaku Pembina yayasan Masjid Babussalam menambahkan, untuk mewadahi aktivitas remajanya, selain pembinaan pekanan juga ada pesantren subuh tiap ahad pagi di masjid, utk bapak bapak ada pengajian tafsir alquran tiap hari bada shubuh, dan tiap pekan ada kajian fiqh sunnah, siroh nabawiyyah, tahsin alquran, dan kajian keluarga Islam (Islamic Parenting Class). ini menjadi modal utama untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam membangun peradaban alquran.

Kota dengan tagline hebat, mencerminkan sebuah cita-cita,  dan ikhtiar warga mengekspresikan itu, jalan rasional mewujudkannya. Tak ada alasan untuk tidak menyokong inisiatif-inisiatif warga seperti ini. Religiusitas masyarakat sebagai hasil gagasan ini, menjadi pengundang berbagai bentuk rahmat Allah tercurah untuk Tangsel dan siapapun yang berkontribusi mewujudkannya, insyaAllah. (Tim)



Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.