Selasa, 22 Agustus 2017

Penyimpangan Retribusi Pasar Hewan Lenteng Jadi Bidikan Inspektorat Sumenep

    8/22/2017   No comments

MOKI, Sumenep-Dugaan Penyimpangan Retribusi pasar  Hewan kec. Lenteng Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jadi Bidikan Inspektorat  Setempat. Selasa (22/8/17)

Inspektur Pembantu, Inspektorat Sumenep Chozaimah. Mengatakan Pihaknya Sudah mengecek ke lapangan.

"Sudah kami cek kelapangan,"katanya.

Namun, Ima sapaan akrabnya Chozaimah enggan membeberkan hasil temuan tersebut. Karena akan dilakukan peninjuan kembali. “Minggu depan kami akan melakukan peninjauan kembali ke lokasi ” ujarnya.



Saat ini lanjut Ima, dirinya masih fokus menangani sejumlah pengaduan di desa lain. “Masih memeriksa soal soal Desa Gapura,” jelasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, retribusi pasar sapi Lenteng, Kecamatan Lenteng, disinyalir jadi bancakan oknum tertentu untuk memperkaya diri. Sehingga setiap minggu retribusi tidak utuh.



Pasar sapi Lenteng beroperasi satu kali selama seminggu, yakni pada hari Minggu. Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh LSM. LAKI setiap minggu terdapat sekitar 700-1000 ekor sapi yang masuk dalam arena pasar untuk diperjual belikan.

Setiap satu ekor sapi dikenakan retribusi sebesar Rp7500 untuk kalangan warga biasa, dan Rp6500 bagi pedagang yang setiap akhir pekan memasarkan hewan dagangannya.



Namun faktanya kata Bagus, setiap pasaran hanya sekitar Rp1.300.000 atau hasil penarikan retribusi sebanyak 200 ekor sapi yang disetorkan kepada pemerintah. Sisanya sekitar Rp3.900.000 diduga masuk kantong pribadi oknum tertentu. Modusnya dengan cara setiap pedagang tidak diberi karcis sebagai tanda bukti pembayaran. (sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.