Minggu, 03 September 2017

8 Ekor Sapi dan 4 Ekor Kambing Di Sembelih Dusun Tengku Diblang

    9/03/2017   No comments

MOKI, Banda Aceh-Meskipun Dusun Tengku Diblang Gampong Mulia Kecamatan Syah Kuala Kota Banda Aceh baru saja mendapat musibah terbakarnya Rumah Ibadahnya Menasah Al Ma’ruf (01/09-17), namun tidak mengurangi semangat dan niat para masyarakat setempat untuk melaksanakan pemotongan hewan Qurban sebanyak 8 ekor sapi dan 4 ekor kerbau pada hari sabtu, (02/09-17) pagi.

Hal ini dikatakan oleh Ismail Saleh, selaku Kepala Dusun Tengku Diblang Gampong Mulia Kecamatan SyahKuala Kota Banda Aceh, ketika ditemui oleh Reporter MOKI di lokasi tempat pemotongan hewan Qurban. Hewan yang disembelih sebanyak 8 ekor sapi dan 4 ekor kambing adalah sumbangan dari para warga Dusun Tengku Di Blang yang jumlahnya 150 Kepala Keluarga (KK), ujarnya.




Dikatakannya, penyembelihan hewan Qurban dilaksanakan oleh para warga setempat di halaman tempat akan dibangunnya Mesjid Dusun Tengku Diblang. Tanah tempat lokasi yang akan dibangun Mesjid tersebut adalah berkat swadaya dari para warga yang sangat menginginkan adanya Mesjid ditempat mereka tinggal, dan hal ini dapat tercapai dibeli setelah setahun dana tersebut dikumpul oleh para warga.

Mengenai musibah terbakarnya Menasah Al Ma’ruf harus kadanmi terima dengan ikhlas, dan sebagai tindak lanjut dari kejadian itu saya dan para warga setempat telah membersihkan puing –puing sisa kebakarana itu. Insya Allah Menasah itu telah dapat dipakai kembali untuk melakukan Ibadah 5 waktu, kerugian atas terbakarnya menasah ditaksir mencapai 50 juta terdiri dari 2 unit AC, seng atap serta kaso dan beton yang retak akibat termakan api, ujar Ismail saleh.




Pada kesempatan yang sama, Keuchik Gampong Tengku Diblang Kecamatan Syah Kuala  Kota Banda Aceh Syukriadi saat ditemui MOKI mengatakan, saya sangat aspresiasi sekali terhadap kinerja Kepala Dusun Tengku Diblang sebab, meskipun baru saja tertimpa musibah terbakarnya Menasah namun semangat para warga dapat digerakkan olek Kadus unutuk secara bersama –sama mengatasinya, ujar Syukriadi.

Lebih lanjut diterangkannya bahwa, Menasah Al ma’ruf kini telah dapat dipakai seperti sedia kala berkat kerjasama para warga setempat memperbaiki dan membersihkannya pada hari kejadian tersebut meskipun para warga tidak dapat melaksanakan Ibadah Sholat Jum’at. Tapi dapat kita lihat bagaimana para masyarakat secara bersama-sama melakukan pemotongan hewan Qurban sebanyak 8 ekor sapi dan 4 Kambing dari pulul 09.00 Wib dan selesai pukul 01.00 Wib.

Kekompakan itu perlu dijaga dan dilestarikan bersama karena semua itu adalah warisan dari pada leluhur kita, dan ini telah berjalan lama di Gampong Mulia. Hal inidapat kita lihat saat pemotongan hewan Qurban, jumlah hewan Qurban yang disembelih di keseluruhan Gampong Mulia terdiri dari 5 dusun dan pada lima titik adalah 27 ekor sapi dan 39 ekor kambing, katanya.




Bila dilihat dari jumlah hewan yang disembelih untuk Qurban tahun 2017 ini, maka dapat kita simpulkan bahwa kesadaran masyarakat cukup tinggi dalam melaksanakan perintah Agama dan sangat kompak karena secara bergotong royong melaksanakan penyembelihan hewan Qurban.

Bagi dusun yang jumlah hewan Qurban yang tidak sama jumlahnya disembelih, maka dusun lain akan memberikan bantuan daging qurban agar keseluruhan masyarakat yang berhak menerima dapat terpenuhi sebagaimana aturan-aturan yang dibuat oleh para pemuka agama serta masyarakat setempat, pungkas Keuchik Gampong Mulia Syukriadi. (Andri Mowanda)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.