Rabu, 20 September 2017

Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS) ; Pelaksanaan Tender Proyek BPKS, Harus di Provinsi Aceh

    9/20/2017   No comments

MOKI, Sabang-Dalam melakukan Pelaksanaan Tender Proprek pengadaan barang dan jasa yang ada di tubuh BPKS, harus dilaksanakan di Provinsi Aceh, jadi pemberitaan yang miring pada akhir-akhir ini tidak benar dan hanya diributkan oleh orang yang tidak senang saja. Tender untuk pengadaan barang dan jasa bukan juga harus di Kota Sabang, karena kantor pusat Dewan Kawasan Sabang berada di Provinsi Aceh, jadi syah-syah saja bila pelaksanan tender itu di lakukan di Banda Aceh.



Hal tersebut dikatakan dengan secara tegas oleh Gubernur Aceh DR. Capt. drh Irwandi Yusuf, M.Sc selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS) kepada Wapemred MOKI dan beberapa Wartawan Media lainnya, selepas acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sabang di Arena Sabang Fair Kota Sabang.

Dikatakan juga, mengenai kapal cepat KMP Pulau Dedap yang selama 4 (empat) tahun belakangan ini hanya tersandar di dermaga CT 1, setelah selesai melaksanakan Doking selama tiga tahap, akan diupayakan pengoperasiannya pada tahun ini. Namun terlebih dahulu kapal tersebut akan melaksanakan Doking kembali di PT. Kodja Sabang untuk perbaikan, seperti pengerokan tiram-tiram atau tritip yang ada di lambung dan bawah kapal.



Begitu juga dengan pembangunan tugu Nol Kilometer dan katanya menghabiskan dana lebih dari 26 milyar yang dibangun di tahun 2014, itu akan menjadi perhatian DKS. Kemudian dilokasi Tugu Nol Kilometer tersebut, akan dibangun wisata kuliner untuk para wisatawan yang berkunjung ke tugu batas wilayah RI paling ujung barat, ujar Irwandi Yusuf.

Lebih lanjut Irwandi mengatakan, pergantian Kepala BPKS Sabang tergantung apakah masa tugasnya telah selesai maka akan ditinjau kembali, dan hanya tinggal hitungan bulan saja. Itupun pergantiannya akan dirapatkan oleh Dewan Kawasan Sabang yang terdiri dari, Gubernur Aceh, Walikota Sabang dan Bupati Aceh Besar, kemudian calon kepala BPKS akan diajukan kepada DPR Aceh.



Kita mengharapkan dengan pergantian Kepala BPKS maka akan membuat Sabang menjadi Hebat dan dikenal oleh dunia internasional. Hal ini dapat tercapai karena strategisnya posisi Pulau Weh yang berbatasan dengan negara Malaysia, Thailand dan India, apalagi bila rencana pembangunan Terusan dengan membelah semenanjung KRA yang berada di Negara Thailand selesai dikerjakan.



Maka, posisi Pelabuhan Teluk Sabang akan menjadi pelabuhan singgahan berbagai kapal-kapal besar yang akan menuju ke Asia Timur sebab, ukuran kapal tersebut tidak dapat melayari Terusan KRA. Oleh karena itu diperlukan kapal-kapal yang lebih kecil mengangkut muatan container ke Negara, dan pelabuhan yang terdekat adalah Pelabuhan Phuket Thailand dan Pelabuhan Teluk Sabang, tukas Ketua DKS Irwandi. ( Tiopan. AP)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.