Kamis, 12 Oktober 2017

Geuchik Matang Seulimeng Angkat Bicara, Sertifikat Tanah Mesjid Digadaikan Itu Berita Hoax

    10/12/2017   No comments

MOKI, LANGSA-Pasca mencuatnya pemberitaan yang direliss oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang di duga sengaja mencemarkan nama baik bagi calon pasangan UMARA, sehingga menuding timsesnya telah mengadaikan sertifikat tanah mesjid milik Gampong Matang Seulimeng untuk keperluan kampanye, itu adalah berita hoax yang tidak benar dan tidak pernah sertifikat tersebut beranjak dari penyimpanan kami yang tersimpan di kantor geuchik, " ungkap Jufri Isnaini kepada Media ini, saat dikonfirmasi diruangannya, Kamis (12/10/2017).




Persoalan hutang piutang antara kedua pihak,  kenapa mereka mencemarkan nama baik mesjid matang seulimeng, bahkan pasangan UMARA yang sama sekali tidak pernah mengetahui persoalan tentang hutang piutang tersebut. " Ujarnya.

Sertifikat tanah mesjid Gampong Matang Seulimeng, itu adalah nyawa bagi geuchik dan tidak berani saya memberikan surat tanah tersebut untuk orang lain, bahkan berita yang telah muncul di media cetak maupun media online, itu jelas berita hoax telah membawa nama baik sebuah Mesjid Gampong Matang Seulimeng." Terang Jufri Isnaini.




Lanjutnya setelah mencuat pemberitaan yang direliss oleh pemilik hutang saudara Riski asal warga Aceh Tamiang tersebut, begitu tega mencemarkan nama baik sebuah mesjid milik ribuan warga Gampong Matang Seulimeng. Saat itu juga saya gelar pertemuan pada Tanggal 8 Oktober 2017 kemarin, yang dihadiri sejumlah wartawan dan LSM, bahwa sertifikat tanah milik mesjid matang seulimeng tidak pernah kita keluarkan untuk dipinjam oleh siapapun, begitu saya jelaskan di hadapan wartawan jika itu, benar coba selidiki dulu, surat sertifikat tersebut yang digadaikan atas nama siapa, apa atas nama sertifikat tanah mesjid atau sertifikat atas nama milik pribadi orang tersebut yang digadaikan. " Terangnya.




Seandainya itu benar, maka saya dan sekeluarga tidak bisa lagi menetap untuk menjadi warga di desa ini, ribuan masyarakat akan mengusir semua keluarga saya di Gampong ini,  agar diketahui mesjid matang seulimeng adalah milik ribuan warga ummad Islam yang ada disini. Maka saya tidak boleh berbuat sembarangan, kenapa bisa muncul sebuah pemberitaan, yang diduga timses pasangan UMARA periode 2017 - 2022, pinjam uang untuk menebus sertifikat tanah kepunyaan mesjid, itu jelas bohong (berita hoax-red) dalam pemberitaan tersebut.

Sertifikat tanah milik masyarakat atas nama mesjid gampong matang seulimeng, kecamatan Langsa Barat, sampai hari ini, sertifikat tanah masih kami simpan dan diketahui oleh semua tokoh masyarakat setempat, baikpun anggota Tuha Peut di dalam pemerintahan desa, itu tidak benar seperti yang diberitakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, disinyalir telah mengeluarkan statemen menuai kebohongan kepada masyarakat kota Langsa.




Terkait hal tersebut, salah satu pemerhati sosial dari ketua pajak ikan langsa, Bentol Nurmansyah, setelah membaca terbitan berita yang muncul di media cetak dan online, dirinya  sangat menyayangkan tentang isi pemberitaan dan mengapa begitu tega si oknum yang mengeluarkan keterangan sebagai narasumber, jika benar berkaitan soal hutang, tolong di selesaikan hutangnya atas nama pribadi mereka, tapi jangan terbawa - bawa nama mesjid yang sejak  dulunya, menjadi rumah ibadah bagi masyarakat gampong matang seulimeng dan begitupun tidak ada hubungannya soal hutang berhutang  untuk mereka kaitkan dengan UMARA, berita tersebut di duga ada kepentingan  sehingga munculnya berita Hoax di tengah masyarakat. " Kata, Bentol.(Rusdi Hanafiah).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.