Jumat, 20 Oktober 2017

Kades Cangkreng Sumenep Di Tetapkan Tersangka

    10/20/2017   No comments

MOKI, Sumenep-Beredarnya surat penetapan tersangka terhadap Kepala Desa (Kades) Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yakni Amin Zali, oleh Polres Sumenep, menjadi perbincangan hangat di media sosial juga di kalangan masyarakat. Jum'at. 20/10/17.




Pasalnya, surat pemberitahuan hasil perkara penyelidikan (SP2HP) Nomor : B/84/SP2HP ke 7/X/2017 Satreskrim, tertanggal 13 Oktober 2017, saat ini mulai menyebar di media sosial, dan juga di kalangan masyarakat.




Sebab, surat dengan Nomor B/206/SP2HP ke 8/X/2017/Satreskrim yang ditandatangi oleh Moh Nur Amin sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumenep, tertanggal 17 Oktober 2017 itu, ditujukan kepada orang yang bernama Sahwan, Warga Dusun Pocang, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng.

Dalam surat tersebut salah satunya menerangkan jika penyidik telah elah melakukan gelar perkara, dengan hasil menetapkan Amin Zali selaku terlapor sebagai tersangka.
Penetapan tersangka itu berdasarkan laporan Namor LP/237/IX/2016/Jatim/Ress/SMP tertanggal 22 September 2016.




Laporan tersebut disampaikan atas dugaan tindakan melawan hak memaksa orang lain untuk melakukan, tidak melakukan atau membiarkan orang lain sesuatu apa dengan kekerasan, dengan seauatu perbuatan lain ataupun dengan perbuatan tak menyenangkan atau dengan ancaman kekerasan.




Atas penetapan tersangka, dalam surat itu tertulis penyidik berencana melakukan panggilan tersangka atas nama Amin Zali.

Namun, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Sumenep. Karena saat dihubungi media melalui sambungan teleponnya, Kasat Reskrim Polres Sumenep tidak merespon meskipun nada sambungnya terdengar aktif, begitu pula Kasubag Humas Polres AKP Suwardi.




Sementara Kades Cangkreng Amin Zali, saat dihubungi media terkait beredarnya informasi penetapan dirinya tersangka, mengaku belum tahu hal itu.

Sebab hingga hari ini, pihaknya masih belum menerima surat pemberitahuan dari aparat kepolisian.

"Saya belum menerima surat pemberitahuan dari polres sumenep " Masalah apa ya," katanya.




Namun demikian Amin mengakui jika pada tahun 2016 lalu, dirinya pernah dilaporkan kepada Kepolisian Polres Sumenep oleh warganya atas dugaan penganiayaan atau pemukulan.(sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.