Minggu, 29 Oktober 2017

Nazaruddin Ketua Tim Relawan " Saya Difitnah Mengadaikan Tanah Mesjid Matang Seulimeng "

    10/29/2017   No comments

MOKI, LANGSA ACEH. Menyangkut informasi yang disampaikan oleh beberapa media online pada waktu lalu dan media cetak tentang penggadaian tanah masjid gampong matang seulimeng, kecamatan Langsa barat, itu sama sekali tidak benar, seperti yang dijelaskan narasumber dalam informasi tersebut, ini di jelaskan Ketua Tim relawan Pemenangan UMARA, " Nazaruddin IB, dan juga dirinya sebagai Ketua Pembangunan Mesjid Gampong Matang Seulimeng di Kecamatan Langsa Barat, dirinya telah dituding dengan informasi sesat beberapa waktu lalu, " Ujarnya.




Itu semuanya adalah fitnah yang diduga telah direkayasa oleh sekelompok tertentu untuk menjatuhkan Pasangan Calon UMARA dan memalukan saya yang mereka sebutkan, ketua tim relawan mengadaikan tanah mesjid matang seulimeng, untuk keperluan kampanye saat itu, sementara surat tanah tersebut adalah milik saya pribadi yang saya gadaikan, kebetulan tanahnya bersebelahan dengan mesjid matang seulimeng dan bukan surat mesjid yang saya gadaikan " Kata Nazaruddin kepada Media ini, Minggu (29/10/2017).




Informasi berita itu, semua fitnah diduga untuk mempermalukan saya dengan tujuan maksud tertentu, itu adalah sertifikat tanah milik saya pribadi yang bersebelahan dengan tanah mesjid, dulu tanah tersebut saya belikan bertujuan untuk saya bangun balai pengajian atas nama pribadi, juga memilki sertifikat tanah No: 01.08.19.07.1.00670 an, Nazaruddin IB. " Terangnya.




Lanjutnya, selaku Ketua Pembangunan Mesjid Matang Seulimeng, Itu mungkin yang mereka duga tanah mesjid, kebetulan saya sebagai ketua pembangunan masjid matang seulimeng dan juga sebagai ketua tim pemenangan umara.




Terkait informasi tentang dirinya Ketua Tim Relawan UMARA yang telah mengadaikan tanah mesjid, itu jelas direkayasa dari sekelompok oknum tersebut, sepertinya mereka sudah salah minum obat " Nyan Informasi Sesat Ka Salah Jep Ubat " sertifikat tanah yang saya gadaikan bukan tanah mesjid, itu sertifikat tanah milik saya pribadi," Tuturnya.




Kalau pun ada yang mau menerima tanah mesjid untuk bukti jaminan pegadaian, itu jelas orangnya gendeng (gila) informasi yang mencuat tidak masuk akal terhadap orang - orang waras yang mau menerima tanah mesjid dijadikan jaminan (benda pegangan) apalagi untuk pengambilan uang, baikpun itu melalui pihak Bank dan pihak rentenir, pasti jaminan tanah mesjid mereka tolak " Tutup Nazar.(Rusdi Hanafiah).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.