Minggu, 01 Oktober 2017

Pasca Ayam Potong Ribuan Lalat Serang Warga Simpang Wie Sangat Menjinjikan

    10/01/2017   No comments

MOKI, LANGSA ACEH-Beginilah yang harus dihadapi semua masyarakat di Gampong Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur. Ribuan lalat menjijikan tidak pernah henti menginggapi makanan ke rumah- rumah warga, begitupun kumpulan ribuan lalat berterbangan berserakan itu, apa lagi jika mulut kita terbuka, langsung saja lalat - lalat itu tertelan. " Ungkap, Iwan warga  setempat, kepada media ini. Minggu (2/10/2017).





Gampong Simpang Wie yang terletak 4 persegi, berbatasan antara Gampong Bukit Medang Ara, Matang Setui, Matang Panjang dan bukit pulau, akibat lalay tetiap harinya, kami masyarakat disini harus membuang makanan tidak dapat kami sajikan untuk keluarga, apa lagi seperti makanan yang kami belikan dari warung penjual untuk dimakan dirumah " Kata Iwan. 

Lalat bukan berasal dari Simpang Wie. Semua lalat di duga berasal dari gampong tetangga, yakni sejak beberapa tahun di desa tetangga maraknya pengusaha ternak ayam potong disana. Maka imbasnya warga simpang wie siang dan malam menikmati lalat disini. 





"Pasca Ayam potong yang menimbulkan lalat menjijikan itu, sehingga para pengusaha ternak selama ini, di duga para tokenya, berlomba - lomba membangun kandang penangkaran ayam potong, mereka tanpa berpikir kesehatan lingkungan, di duga oknum pengusaha hanya memikirkan keuntungan walaupun penderitaan itu untuk masyarakat." Ujarnya. 

Sementara Warga Simpang Wie lainnya juga mengatakan nasib yang sama, seorang ibu rumah tangga, Nurlina harus membuang semua masakannya, bahkan menjijikan lalat lalat itu, kedapatan dalam makanan, kami menderita orang lain mengambil keuntungan. Simpang Wie dikelilingi kandang ayam potong yang berdekatan dengan Desa tetangga hanya berjarak 50 meter saja dengan desa kami " Ujarnya.

"Akibat lalat menjijikan, puluhan tahun sudah tidak pernah mengalami seperti ini, dulu tidak ada lalat menyerang rumah penduduk, di duga selama dibangun kandang ayam dimana - mana, warga simpang wie di kecamatan Langsa Timur, hanya meminta melalui dinas terkait janganlah semudah itu mengeluarkan izinnya untuk kepentingan para pengusaha ayam potong. 





Kami masyarakat bukannya harus tidak senang dengan usaha mereka, tapi pikirkan bagaimana lalat lalat itu jangan imbasnya kepada kami. Bagaimana jika ribuan lalat menyerang rumah pemilik pengusaha ternak ayam potong tersebut, begitulah kesehatan dan ketenteraman kami sangat terganggu, lantaran kandang ayam di bangun sangat berdekatan dengan ratusan rumah penduduk simpang wie dan sekitarnya. (Rusdi Hanafiah). 

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.