Selasa, 17 Oktober 2017

PDAM Sumenep Masuk Katagori Perusahaan Sehat Se-Madura

    10/17/2017   No comments

MOKI, Sumenep-Perusahaan Dareah Air Minum (PDAM) Sumenep Madura Jawa Timur dinilai masuk perusahan daerah kategori sehat  se-madura, oleh Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum ( BPPSPAM) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat.




Pernyataan itu di sampaikan, Anggota BPPSPAM,  kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat, Syamsul Hidayat,  di acara
Workshop pilot project penurunan kehilangan air pada PDAM wilayah I, PDAM Kabupaten Sumenep, yang di buka oleh Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fausi. Selasa. 17/10/17.

Menurutnya, ada empat aspek yang menjadi penilaian untuk menentukan status PDAM, yakni keuangan, operasional, pelayanan, dan aspek Sumber Daya Manusia (SDM).




“Dari empat aspek itu, terdapat 18 kriteria yang menjadi sasaran penilaian atau pengawasan kami. Ini berlaku untuk semua PDAM se-Indonesia,” kata. Syamsul Hidayat.

Sedangkan untuk PDAM Sumenep sendiri mendapatkan nilai 2,94. “Jika nilainya di bawah 2,2 masuk kategori sakit dan dari 2,2 sampai 2,8 kurang sehat,” jelasnya.




Sedangkan untuk lokal Madura, hanya PDAM Kabupaten Sumenep yang masuk kategori sehat. “Tiga PDAM lainnya di Madura masih kurang sehat,” Ungkapnya.

Ia menambahkan,"PDAM Sumenep masih mempunyai peluang besar untuk menaikkan atau menambah nilai tersebut, sehingga akan menjadi perusahaan lebih berkualitas lagi di masa mendatang,"Imbunya.




Sementara Wabup Achmad Fauzi menyampaikan PDAM Sumenep,harus mampu  mengembangkan usahanya melalui teknologi air seperti yang dimiliki Singapura.

“PDAM Sumenep sudah waktunya mempunyai alat teknologi air yang bisa dikembangkan di kepulauan,” kata Fausi.




Ia menerangkan, air bersih di Singapura sangat terbatas, sehingga air yang sudah digunakan diolah kembali dengan air laut  menjadi air bersih.

"Begitupun Sumenep, harus ada teknologi seperti itu, mengingat geografi Sumenep yang sangat luas,” ucapnya.




Menurutnya, di sejumlah kepulauan masih butuh layanan air bersih. “Dengan alat itu, maka kepulauan akan terpenuhi kebutuhan air bersih,” katanya.

Sementara, Direktur PDAM Sumenep, Sih Purwadianto, bersyukur dengan status perusahaan sehat. Dan untuk menekan kebocoran air sudah dalam proses penanganan intensif.




“Dari segi pencatatan meter air sudah tidak menggunakan manual, pembenahan SDM sudah mulai dilakukan. Salah satunya pelatihan yang difasilitasi oleh pihak kementerian hari ini dengan gratis yang melibatkan semua unsur, baik internal PDAM maupun unsur lain di lingkungan Pemkab Sumenep,” tandasnya.




Ia berjanji, upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus akan dilakukan. “Ini komitmen kami bersama semua keluarga besar PDAM Sumenep, Tutupnya. (sr).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.