Rabu, 25 Oktober 2017

Pemerintah Sumenep Bentuk Tenaga Pelopor Perdamaian Konflik Sosial

    10/25/2017   No comments

MOKI, Sumenep - Seringnya konflik sosial dan bencana sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. Pembentukan Pelopor Perdamaian juga merupakan  amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.




Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur Membentuk Tenaga pelapor perdamaian konflik sosial. Rabu. 25/10/17.




Kepala Dinas Sosial kabupaten Sumenep R. Akh. Aminullah menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai media penyamanan presepsi dan membangun kesadaran bersama tentang pentingnya perdamaian dan keserasian sosial dalam penanganan konflik sosial.

"Kegiatan ini sebagat media penyamaan presepsi dan membangun kesadan bersama pentingnya perdamaian dan keserasian sosial dalam penanganan konflik sosial," Kata Aminullah. Rabu. 25/10/17.




Adapun tujuannya sambung Aminullah, memberikan informasi konsep perdamaian dan keserasian sosial sebagai upaya pencegahan dan penanganan konflik sosial, dan juga terwujudnya kesatuan pandang tenaga pelopor perdamaian  dan juga kometmen bersama mewujudkan harmoni sosial untuk mencegah terjadinya konflik sosial.

"Tujuan dari kegiatan ini sebagai upaya pencegahan dan penanganan konflik sosial," ucapnya.




Dia menambahkan, Pembetukan tenaga pelopor perdamaian konflik sosial tahun ini sebanyak 30 orang terdiri dari unsur tokoh agama, takoh masyarakat, tenaga TKSK, PSM,  dan tokoh pemuda dan wanita dari masing masing kecamatan.




"Tahun ini pembentukan tenaga pelopor perdamaian konflik sosial di kabupaten Sumenep sebanyak 30 orang dari berbagai unsur yang tersebar di kecamatan daratan,"Pungkasnya. (sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.