Sabtu, 28 Oktober 2017

Polres Sumenep Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis Siswa MTsN

    10/28/2017   No comments

MOKI, Sumenep - Polres Sumenep, Madura Jawa Timur akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis Alisa Hariyani (15) siswa MTsN yang menyebabkan meniggal dunia pada Sabtu (21/10/2017) lalu.




“Pelaku atas nama Didik Sugianto alias Didik alias Yadik (20). Warga Desa Manding Timur, Kecamatan Manding,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora dalam press rilisnya, Sabtu (28/10/2017).

Pelaku yang tak lain adalah mantan pacar korban ditangkap polisi di kamar kost di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kabupaten atau Kota Tangerang Banten. Sebab, setelah menganiaya korban, pelaku sempat minum-minuman keras di Kota Sumenep.




“Kemudian setelah itu pelaku melarikan diri ke Provinsi Banten. Motifnya karena persoalan asmara,” terangnya.

Diberitakan Sebelumnya, siswi salah satu (MTs) Negeri di Sumenep, Alisa Hariyani ditemukan tergeletak penuh luka bacok di sekujur tubuhnya, di jalan setapak Dusun Janjang, Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Sumenep.




Korban sempat dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit dr. H. Moh Anwar Sumenep. Namun, berselang beberapa waktu, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Berdasarkan informasih yang di himpun oleh, kabar investigasi. com. saat ini, tersangka (didik,red) meninggal dunia akibat melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian saat hendak di minta menunjukkan barang bukti berupa cerulit yang di pergunakan untuk membunuh korban.




Kapolres  Sumenep, AKBP H Joseph Ananta Pinora, memaparkan penangkapan terhadap tersangka berujung dengan jiwa tersangka yang meninggal dunia saat di melakukan perlawan kepada petugas kepolisian.




Sambung pinora, saat tersangka sudah berhasil diringkus dan di bawa ke Polres Sumenep, aparat kepolisian meminta untuk menunjukkan bb berupa celurit dan diminta lokasi persembunyian temannya  inisial MA. MA diduga melakukan penyuruhan atau provokasi untuk membunuh korban.

Malah,  Tersangka Didik melakukan perlawan kepada petugas, sehingga terpaksa polisi menembak tersangka, saat tersangka di larikan ke rumah sakit setempat, sempat mendapat pengubatan, namun tersangka meninggal dunia.




Pinora menambakan,  Ternyata tersangka Didik merencakan pembunuhan berencana terhadap 2 (dua) orang, atas nama Alisa dan Sukri, yang dalam hal ini Alisa telah dibunuh oleh Didik menggunakan celurit dan diambil motornya,” tukasnya.

Namun saat ini, petugaas mencari satu lagi  tersangka lagi yang masih dalam pengejaran petugas yaitu tersangka inisial MA. Selain itu, di terangkan pinora bahwa motif pembunuhan tersebut masalah percintaan.




”Pada intinya, kasus ini juga dilandasi oleh motif cemburu atau dendam, cinta segitiga antara Alisa , Sukri dan Didik,” pungkasnya.
(sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.