Senin, 23 Oktober 2017

Senator Ahmad Nawardi: Hari Santri Momentum untuk Meningkatkan Daya Saing

    10/23/2017   No comments

MOKI, Jakarta - Wakil Ketua Komite II DPD RI, Ahmad Nawardi mengatakan, Hari Santri Nasional tidak cukup diperingati dengan upacara saja. Melainkan santri dituntut mampu meningkatkan daya saing dan memiliki kecakapan dalam merespon tuntutan globalisasi.




“Penting untuk diingat bahwa, santri tidak hanya mengemban misi lokal nasional, tetapi santri juga dituntut mampu merespons tren modernitas dan globalisasi di masa depan,” kata Nawardi dalam siaran persnya, Senin, (23/10/2017).

Oleh karena itu, Nawardi mengingatkan bahwa santri harus mampu menguasai kemajuan teknologi informasi yang transformasinya sangat cepat, tanpa meninggalkan nilai-nilai dan tradisi pesantren. Sehingga santri mampu berkompetisi secara global.




“Ini menunjukkan suatu sikap maju dan akomodatif yang tentunya sebangun dengan prinsip kaum santri, yaitu almuhafadhah alal qadimis shalih wal-akhdu bil jadidil ashlah (memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik),” terang Ketua HKTI Jawa Timur itu.

Menurut Nawardi, tantangan globalisasi yang makin kompleks saat ini menjadikan nilai-nilai santri menjadi relevan untuk dikembangkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.




“Berkembangnya gaya hidup yang cenderung konsumtif dan hedonis maupun berkembangnya radikalisme global misalnya, menuntut peran aktif santri ke depan. Karena dalam perjalanan sejarahnya, santri berhasil membuktikan perannya dalam memperkuat karakter bangsa. Ini harus disadari oleh semua santri,” ujar mantan Anggota DPRD Jawa Timur tersebut.

Diakui Nawardi, santri pun menjadi aset bangsa yang luar biasa karena kemampuannya dalam menjaga karakter bangsa sekaligus melakukan transformasi untuk memainkan peran historis dan strategis dalam pembangunan dan kemajuan pada masa depan.




“Karakteristik santri yang mencirikan sikap semangat berkorban, mandiri, bersahaja, egaliter, tawaduk, dan moderat akan menjadi kekuatan tersendiri bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan globalisasi,” kata pria kelahiran Sampang, Madura itu.

Oleh karena itu, peran santri menurut Nawardi, perlu diwadahi dan ditingkatkan disebabkan kemampuannya dalam menopang karakter bangsa dan juga kemampuannya dalam menyesuaikan diri dan menghadapi tantangan-tantangan globalisasi.




“Selain dituntut punya kemampuan dalam merespon tuntutan globalisasi untuk meningkatkan daya saing, santri juga dituntut untuk menjadi intrumen pokok dalam merawat nilai-nilai kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI,” demikian tukas Nawardi.(Red)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.