Senin, 20 November 2017

Bupati Sumenep Lepas Rumah Sakit Terapung Untuk Masyarakat Kepulauan

    11/20/2017   No comments

MOKI, Sumenep - Bupati Sumenep A. Busyro Karim  melepas rumah sakit terapung Kastria Airlangga, untuk pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan Sumenep, Madura Jawa Timur. Senin. 20/11/2017.




Pemerintah Sumenep melalui Dinas Kesehatan setempat dengan terobosannya telah menyediakan Rumah Sakit Terapung untuk melayani kesehatan warga kepulauan.




Kepala Dinas Kesehatan Sumenep dr. Fatoni menjelaskan kehadiran Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga itu merupakan hasil kerjasama Dinkes dengan Yayasan Ksatria Medika Airlangga. Dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan khusus daerah terpencil atau kepulauan. Untuk sementara rumah sakit terapung tersebut akan melayani masyarakat di Pulau Sapeken dan Kangean.




“Ini merupakan bukti dari janji atau program Bapak Bupati terhadap pelayanan kesehatan di kepulauan,” terang Fatoni, usai Pelepasan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga di Pelabuhan Kalianget, Senin (20/11/2017).




Menurutnya, Rumah Sakit Terapung tersebut merupakan bagian dari Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya. Sehingga untuk pelayanan dan administrasinya juga termasuk dalam bagian kerjasama antara Dinas Kesehatan dengan Rumah Sakit Soetomo selama ini.

“Untuk pembiayaan, bagi warga kepulauan yang tidak terdaftar di BPJS akan dibiayai melalui Jamkesda Kabupaten Sumenep,” Imbuhnya.




Sementara Direktur Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Agus Harianto menyebutkan, jika sistem pelayanan yang diterapkan di Rumah Sakit tersebut adalah rujukan. Kehadiran rumah sakit terapung tidak serta merta masuk ke desa-desa di pulau, melainkan tetap mengacu pada peraturan yakni rujukan dari Puskesmas setempat.

“Tenaga medis ada dokter spesialis anestasi tiga orang, THT satu orang, objin mata empat orang dokter, dokter bedah dua orang, dan perawat sebanyak enam orang,”Ucapnya.




Sementara Bupati Sumenep KH A Busyro Karim  Sangat apresiatif dan menghargai yang setinggi-tingginya kepada pihak Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga, yang telah ikut berperan dan bekerjasama dengan Pemkab Sumenep dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan.




“Saya mengapresiasi setinggi tingginya kepada pihak Rumah Sakit Terapung Kesatria Airlangga yang ikut berperan bekerjasama dengan pemkab untuk membantu pelayanannya masyarakat kepulauan," kata. Busyro.




Menurutnya, kehadiran rumah sakit terapung sangat pas di Sumenep, karena sebagaimana diketahui Sumenep memiliki  126 pulau. Dan sebagai daerah kepulauan, maka faktor utama pelayanan kesehatan adalah masalah jarak ke daratan sumenep yang sangat berjauhan.

"Kehadiran rumah sakit terapung ini sangat tepat untuk masyarakat kepulauan di bumi sumekar ini," ucapnya.




Dengan demikian, Bupati Busyro Karim berharap Rumah Sakit Terapung tersebut bisa bertahan lama bertugas mengelilingi pulau-pulaua di Perairan Sumenep. Sehingga masyarakat kepulauan bisa terbantu dan menikmati manfaat layanan kesehatan dari rumah sakit terapung.




“Semoga rumah sakit terapung ksatria airlangga ini bisa berlama-lama di Sumenep,” harapan Bupati dua priode ini usai meninjau sejumlah peralatan medis didalam rumah sakit terapung. (sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.