Senin, 27 November 2017

Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep Canangkan Pompa Penanggulangan Banjir

    11/27/2017   No comments

MOKI, Sumenep-Pemerintah Sumenep melalui Dinas Perumahan rakyat permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Sumenep Madura Jawa Timur mencanangkan pompa penanggulangan banjir. Senin. 27/11/17.




Dalam keterangan rilisnya, Kepala dinas PRKP dan Cipta Karya menjelaskan, Kasus yang terjadi sebenarnya belum masuk katagori banjir, masih dikatakan genangan di beberapa titik di kota Sumenep antara lain kampung arab, seputar Pemkab, Sebelah barat SDN Damala, depan Madura chanel, seputaran perumahan BSA dan lainnya.




“Genangan air itu terjadi karena sebab, pertama karena serapan air berkurang,  membuang sampah sembarangan berakibat buntu saluran drainase dan juga harus disadari kali marengan yang menjadi pusat pembuangan air sudah tak mampu menampung," katanya. Senin. 27/11/17.

Lanjut Bambang Persoalan ini, akan terjawab dengan masterplan penanggulangan banjir di kota, disamping perlu antisipasi pembersihan drainase yg dilakukan oleh petugas pematusan setiap hari.




Apa solusinya yang harus dilakukan?, sambung Bambang, antisipasi awal dalam jangka pendek seperti di kampung arap segera dilaksanakan melewatkan limpasan air permukaan yang melalui jalan ke taman sisi kiri kali marengan, sehingga mempercepat pembuangan air limpasan di jalan agar segera masuk ke kali marengan, sehingga bisa mengurangi genangan di kampung arab.




Langkah kedua, perlu adanya pompa berdasarkan masterplan penanggulangan banjir di kota yaitu melakukan dan mengalihkan arus pembuangan, air yang terpusat di kali marengan dipecah terbagi dua ke kali patrian sehingga arus air akibat hujan deras tak bertumpu di kali marengan.




Menurutnya, program pengadaan pompa yg di tempatkan di lima titik antara lain : di kampung arap, rumah potong hewan, sebelah timur satelit dan mereorientasi saluran drainase di jalan jati mas serta segera dilaksanakan program penanggulangan banjir di kota berdasarkan masterplan pada sisi 8utara mengalihkan dan mengurangi debet air di kali marengan yg dialihkan ke kali pateran,"Imbuhnya.




Lanjut Bambang,  disamping program pompa untuk antisipasi banjir di beberapa tempat yang dibangun diatas badan kali yang berkontribusi dengan sistim buka tutup pintu air, program ini sudah teragendakan tahun 2018 dan telah tuntas perencanannya dan APBD 2018 sudah disepakati oleh dewan.




"InsyaAllah awal tahun 2018 bakal diluncurkan dengan nilai anggaran 7 milyar, sambung doa semoga sukses dan bisa menjawab tantangan penanggulangan banjir di kota Sumenep,” tandasnya.(sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.