Kamis, 04 Januari 2018

Akibat Cuaca Ekstrim Pohon Tumbang, Satu Korban Meninggal Dunia

    1/04/2018   No comments

MOKI, Sabang-Cuaca Ekstrim dengan turunnya Hujan lebat disertai Angin kencang yang melanda Kota Perbatasan Ujung Barat Indonesia Kota Sabang (P.Weh), telah membawa korban seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas tertimpa pohon yang tumbang hingga meninggal dunia, Rabu (03/01/18) pagi.




Korban yang tertimpa pohon tersebut adalah Hasra Rudi (38), dan meninggal dunia dalam perjalanan saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Provinsi.  Korban Meninggal Dunia saat masih bearada di KMP BRR yang akan membawanya ke rumah Sakit Zainoel Abidin  Kota Banda Aceh.




Hasra Rudi yang tertimpa pohon, adalah salah seorang warga di Jurong Putro Ijo Gampong (Kelurahan) Aneuk Laot Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, dan kronologis kejadiannya sebagai berikut : Ketika korban sedang melintas di ruas Jalan Jurong Perikanan Gampong (Kelurahan) Kuta Timu, secara tiba-tiba sebatang pohon kayu langsung menimpanya.

Pohon kayu yang berkusan besar itu selain menewaskan Hasra Rudi, batangnya juga menimpa rumah warga disekitar serta merobohkan dua tiang listrik milik PT. PLN Ranting Kota Sabang.




Kapolres Sabang, AKBP Slamet Wahyudi S.I.K. M.H pada keterangan Persnya mengatakan bahwa, korban yang mengendarai sepeda motor jenis SUPRA X 125 warna biru dengan Nomor Polisi, BL 4014 AM, ketika keluar dari rumah tujuannya adalah menuju ke pasar Kota Sabang tempatnya biasa berdagang.




Selanjutnya karena tempatnya berdagang adalah di pusat pasar Kota Sabang, maka jalan menuju ke Pusat pasar Kota harus melintasi ruas Jalan Jurong Perikanan. Dan ketika jalan tersebut dilintasinya, secara tiba-tiba pohon kayu yang ukurannya sangat besar tersebut dan diperkirakan telah berumur ratusan tahun itu tumbang, dan menimpa korban yang sedang melintas.

Diduga korban saat itu panic, dan tidak lagi mampu menghindar dari tumbangnya pohon kayu tersebut, sehingga kepala bagian belakang korban tertimpa dahan besar dan sepeda motor korban juga ikut tertimpa, kata Kapolres.




Lebih lanjut AKBP Slamet Wahyudi juga menerangkan, tumbangnya pohon kayu besar yang mengeluarkan suara bergemuruh tersebut menyentakkan para warga sekitar dan yang sedang melintas.  Selanjutnya para warga segera memberi pertolongan kepada korban yang belum mereka ketahui siapa yang tertimpa pohon, dan membawanya untuk diberi pertolongan lanjutan secara medis menuju RSUD Kota Sabang.




Ketika korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah, kondisinya sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sesampainya di RSUD, para Ahli Medis yang bertugas di Rumah Sakit segera menangani korban secara darurat sebab, kondisi korban tidak mungkin bisa ditangani di RSUD Kota Sabang  karena keterbatasan, selanjutnya korban dirujuk ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh, ujar Slamet Wahyudi.




Ditambahkan, Rujukan ke RSU Zainoel Abidin Kota Banda Aceh menyertakan dua orang perawat dan satu orang supir Ambulance. Mereka juga membawa beberapa peralatan  medis yang diperlukan dalam perjalanan dengan KMP BRR menuju Pelabuhan Ulhee Lheue. Dan para medis dari RSUD akan membawa korban ke  RSU Provinsi  Zainoel Abidin, Rumah Sakit tempat rujukan yang telah ditunjuk RSUD Kota Sabang.




Kemudian, KMP BRR yang telah bertolak dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulhee Lheue terpaksa kembali lagi ke Pelabuhan asal sekitar pukul 11.20 Wib. Pasalnya cuaca ektrim yang tidak bersahabat telah menimbulkan angin dan ombak yang besar, dan memaksa Nakhoda KMP BRR harus mengambil sikap tegas demi keselamatan para penumpang, maka KMP BRR kembali ke Pangkalan awal Pelabuhan Balohan Sabang.




Sesampainya di Pelabuhan Roro Balohan Sabang, korban diperiksa oleh pihak medis dan diketahui bahwa korban telah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dikebumikan, pungkas AKBP Slamet Wahyudi.(Wapemred)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.