Selasa, 30 Januari 2018

Buruh Ancam Bila UMSK Tidak Ditetapkan

    1/30/2018   No comments

MOKI, Bekasi Kota-Hasil rapat penetapan Upah aektoral kota (UMSK) bekasi tahun 2018  dikantor disnaker kota bekasi pada hari ini Selasa (30/2018) antara serikat buruh,APINDO dan perwakilan pemerintah kota bekasi tidak ada kata kesepakatan apapun.




Pihak APINDO tetap tidak Mau merundingkan besaran Nilai UMSK Kota bekasi tahun 2018 karena hal tersebut merupakan kewenangan asosiasi sektor pengusaha.Apindo bersikukuh menolak

Dan Pada pengambilan keputusan voting tanggal 11 november 2017 pihak apindo walk out dan menolak hasil voting tersebut.pada waktu pengambilan voting pihak serikat dan pemerintah kota bekasi satu suara dalam menentukan sektor unggulan. Hingga hari ini pun sikap apindo tetap sama menolak menentukan upah sektoral dengan hasil voting bulan november lalu.




Terkait sikap APINDO tersebut lintas serikat pekerja/buruh se-kota bekasi menyatakan sikap:

1.Seluruh pimpinan lintas serikat yang ada di kota bekasi meminta pemerintah daerah dan APINDO memastikan adanya UMSK tahun 2018.




2.Bahwa seluruh pengurus pimpinan lintas serikat pekerja/buruh se-kota bekasi menandatangi surat bersama kepada walikota meminta apindo mewakili asosoiasi sektor agar menjadi pihak yang merundingkan nilai besaran UMSK kota bekasu tahun 2018.

3.Bahwa seluruh pengurus pimpinan serikat pekerja/buruh se-kota bekasi memberikan batas waktu kepada walikota bekasi untuk melakukan tindakan sebagaimana yang diminta point 2 diatas dengan batas waktu  sampai dengan hari selasa 6 february 2018.




4.Bahwa apabila sampai dengan batas waktu yang diminta belum ada upaya atau itikad baik untuk merealisasikan point 2 diatas maka seluruh pengurus pimpinan lintas serikat pekerja/serikat buruh se-kota bekasi akan melakukan rapat akbar 10.000(sepuluh ribu massa di depan kantor walikota bekasi.

Terkait hal tersebut pimpinan Gabungan serikat buruh indonesia (GSBI)  kota bekasi Abrory mendukung penuh upaya yang dilakukan lintas serikat se-kota bekasi untuk menuntut apindo dan pemerintah kota bekasi menetapkan upah minimum sektoral kota ( UMSK) bekasi 2018




”Sikap Kami sejak awal sangat jelas atas upaya-upaya serikat buruh kota bekasi soal upah sektoral 2018 dan sangat mendukung juga ikut menandatangani kesepakatan ini,karena ini rasa solidaritas kami kepada kaum buruh kota bekasi” kata abrory.

Permasalahan perburuhan di kota bekasi terkait soal penetapan upah sektoral hingga saat ini belum menemui titik terang dan sikap apindo yang masih belum mau menyepakati besaran upah sektoral kota bekasi tentu membuat kalangan serikat buruh semakin kecewa terhadap apindo yang masih keukeh yang ingin menyerahkan penetapan upah sektoral pada masing-masing asosiasi sektor.




“Kecewa atas sikap apindo yang keukeh terhadap keputusannya,dan sikap kami jelas bila tanggal 6 february tak ada putusan kami akan bergerak bersama rubuan buruh se-kota bekasi” Jelas Abrory. (Mrsn)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.