Minggu, 21 Januari 2018

Firman Soebagyo Menjawab Keterangan Ketua MPR RI

    1/21/2018   No comments


Anggota Baleg DPR RI
Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo.
MOKI, Jakarta-Firman Soebagyo Wakil Ketua Baleg DPR RI Fraksi Partai Golkar meluruskan pemberitaan yang dimuat di detik.com yang dikutip dan bersumber dari Ketua MPR RI tentang LGBT bahwa ada 5 Fraksi yang sudah menyetujui, hal tersebut Firman Soebagyo menyatakan tidak benar karena sampai sekarang DPR RI belum pernah membahas RUU tersebut bahkan hampir semua Fraksi menolak untuk dimasukan dalam daftar Prolegnas. Baik itu Prolegnas prioritas maupun Prolegnas jangka menengah.




DPR RI dalam memutuskan sebuah RUU sangat hati-hati walaupun ada desakan dari beberapa NGO/LSM yang pernah malakukan audensi di Baleg DPR RI, tetapi DPR belum bergeming atau merespon desakan itu dan Baleg melihat bahwa RUU tentang LGBT sensitivitasnya tinggi, apalagi Indonesia negara yang mayoritas muslim penduduknya dan tidak semudah itu meloloskan sebuah RUU yang akan membuat suasana gaduh.




Firman Soenagyo mengakui pernah ada keinginnan dari NGO asing yang menawarkan untuk memberikan pendampingan dan masukan tentang RUU LGBT, tetapi dengan tegas Baleg menolak rencana penyusunan RUU LGBT tersebut.
"Kami tidak bisa diintervensi oleh siapapun dan dari negara manapun. Oleh karena itu agar berita yang telah ditulis di detik .com yang dikutip dari pernyataan Ketua MPR RI dihapus agar tidak meresahkan masyarakat,"katanya.




"Dengan tegas kami sampaikan kepada publik  bahwa DPR RI belum ada rencana pembahasan RUU LGBT, apalagi sudah ada 5 fraksi yang sudah menyetujui. Sekali lagi kami sampaikan dengan tegas Baleg DPR RI sama sekali belum ada rencana pembahasan RUU LGBT, karena semua RUU yang akan dibahas harus ada siapa pengusulnya dan ada Naskah Akademis dan draf RUU nya dan harus masuk Prolegnas janka menengah dan Prolegnas prioritas tahunan,"ujar Firman Soebagyo dengan nada marah. (Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.