Selasa, 16 Januari 2018

Hati hati Penipuan, Di Sumenep Pengangkatan PNS Ternyata Hoax

    1/16/2018   No comments

MOKI, Sumenep - Ramai beredar surat edaran berupa pesan berantai di masyarakat soal pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, ternyata bohong. Selasa (16/1/2018).




Pernyataan itu di sampaikan Titik Suryati, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep menyebut pesan itu adalah berita bohong alias hoax.

"Terkait informasi itu tidak benar, karena sampai saat ini belum ada informasi dari Pemerintah Pusat," tegas Titik sapaan akrabnya kepada awak media.




Lanjut Titik, informasi itu sengaja disebarkan oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Jadi, masyarakat jangan mudah percaya.

"Informasi itu tidak bisa dipertanggung jawabkan. Jadi, masyarakat jangan mudah percaya, apalagi sampai diiming-imingi lulus dengan membayar uang sama oknum yang tidak bertanggung jawab," tuturnya.




Beredarnya pesan singkat berbentuk surat edaran rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) adalah berita bohong atau hoax. Sebab hingga saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep belum menerima pemberitahuan secara resmi dari Pemerintah Pusat untuk membuka rekrutmen CPNS.

“Hingga saat ini masih belum ada pemberitahuan secara resmi dari Pemerintah Pusat, jadi pesan itu adalah bohong,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Titik Suryati, Selasa (16/1/2018).




Dalam pesan yang dengan tulisan kop Surat ‘Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia’, terdapat laporan penetapan e-Formasi Tenaga Kerja Honorer, Pegawai Tidak Tetap, Pegawai Tetap Non PNS, dan Tenaga Kontrak Pengangkatan CPNS Tahun 2016-2019. Bahkan dari 533 Kabupaten/Kota yang telah  mengusulkan formasi CPNS, Kabupaten Sumenep berada pada urutan nomor 84, dengan jumlah usulan 130, dan ditetapkan 128.




“Informasi ini sengaja disebar oleh orang tidak bertanggungjawab, jadi masyarakat jangan langsung percaya. Sebab jika ada rekrutmen CPNS pasti akan diumumkan oleh Pemkab Sumenep,” ucapnya.

Sesuai PP 11 Tahun 2017, pemerintah daerah memang diminta untuk mengerimkan data formasi kebutuhan kepada Pemerintah Pusat secara online, termasuk formasi selama 5 tahun kedepan dan formasi priotitas.




“Kami (Pemkab Sumenep, red) memang diminta untuk mengusulkan data formasi prioritas sebanyak 943 PNS, terdiri dari tenaga pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Tapi, hingga saat ini masih belum ada pemberitahuan dari pemerintah pusat,” tandasnya.(sr)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.