Rabu, 03 Januari 2018

Terdorong Arus Laut, 2 Kapal Penyeberangan Senggolan Didermaga Merak

    1/03/2018   No comments

MOKI, Banten - Insiden senggolan antar kapal laut penumpang kembali terjadi di Pelabuhan Merak. Kali ini Kapal Motor Penumpang (KMP) Dorothy tanpa sengaja menyenggol KMP ALS Elisa di Dermaga 5, Senin (1/1/2018) sekitar pukul 14.29 WIB. 




Informasi yang berhasil dihimpun, ini bermula ketika KMP Dorothy selesai melakukan bongkar muat penumpang di Dermaga 4 Pelabuhan Merak, sekitar pukul 13.02 WIB. Usai bongkar muat, kapal tersebut hendak melakukan manuver keluar dermaga untuk lego jangkar menunggu antrean beroperasi.

Namun sayang, saat itu buritan KMP Dorothy terdorong angin dengan kecepatan 17 knot dan arus laut yang juga cukup kencang. Ini mengakibatkan kapal terseret ke arah Dermaga 5 Pelabuhan Merak. KMP Dorothy sempat berupaya melawan arus laut, mesin dipacu penuh pada mode kecepatan tinggi.




Namun upaya tersebut gagal, malah buritan kapal makin mengarah ke KMP ALS Elisa yang tengah bongkar muat penumpang di Dermaga 5. Potensi tabrakan antara dua kapal penumpang pada saat itu cukup tinggi, nampaknya mesin KMP Dorothy tidak mampu melawan arus laut kencang.

Di detik-detik terakhir, nahkoda KMP Dorothy memutuskan untuk melempar jangkar ke laut, guna menahan laju kapal kea rah KMP ALS Elisa. Keputuan tersebut cukup tepat, tabrakan KMP Dorothy dan KMP ALS Elisa berhasil dicegah.




Namun buritan KMP Dorothy masih menyentuh bagian belakang KMP ALS Elisa, sehingga terjadi senggolan kapal. GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, kecelakaan tersebut murni karena cuaca.

Angin kencang disertai arus laut tinggi tiba-tiba mengganggu upaya manuver KMP Dorothy keluar dari Dermaga 4 Pelabuhan Merak.

“Ini bukan karena human error, atau kondisi mesin kapal. Ini murni karena cuaca,” katanya.




Menurut dia, KMP Dorothy usai senggolan berhasil dievakuasi dengan bantuan kapal tunda Tirtayasa 212. Buritan kapal ditarik oleh tugboat dan saat ini lego jangkar di perairan merak.

“Sekarang sudah berhasil dievakuasi. Tidak ada kerusakan material, baik fisik kapal maupun para penumpang,” katanya.

Senada dikatakan Manager Usaha Pelabuhan pada PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Rudi Mahmudi.




Menurutnya, mesin kapal KMP Dorothy tidak mengalami gangguan saat kejadian berlangsung. “Meskipun bukan sedang cuaca buruk, tapi angin yang berhembus benar-benar kencang. Ditambah arus laut dari barat daya yang tiba-tiba tinggi, membuat kapal terdorong ke arah Dermaga 5,” ujarnya.

Kejadian tersebut, tutur dia, tidak mengganggu proses pelayanan. Pihaknya pun melanjutkan kegiatan dengan persiapan puncak arus balik natal dan tahun baru 2018, Senin (1/1/2018) malam.




“Malam ini kami prediksi sebagai puncak arus balik. Penumpang sebanyak kurang lebih 7000 orang akan menyeberang dari Lampung ke Merak ini,” ucap Rudi. (DH-BTN01)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.