Selasa, 13 Februari 2018

Biadap !!! Di Sumenep, Seorang Bapak Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

    2/13/2018   No comments

MOKI, Sumenep-Sungguh biadap, seorang bapak berinisial HS (46), warga Dusun Patapaan, Desa/Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tega tiduri anaknya sendiri, NR (15)  hingga berkali-kali sampai kemaluannya sobek. Selasa 13/2/2018.




Terungkapnya kasus tersebut saat HS di beritau, Nita Rusniani (istrinya) bahwa S (laki laki, 17) pacar korban melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap anaknya NR, dan HS melaporkan tersangka inisial S (17) pacar NR kepada Polsek Kangayan atas perbuatan tidak senonoh (cabul) dengan cara dipeluk dan dicium. Pada tubuh NR terdapat bekas merah kecupan di bagian leher  oleh tersangka S.




"Perbuatan tidak senonoh (cabul) dengan cara memeluk dan mencium itu dilaporkan oleh HS ( ayah korban) ke Polsek Kangayan," kata Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno, pada Selasa (13/2/2018).

Hasil dari pengembangan kasus tersebut, berdasarkan hasil visum dokter Puskesmas Kangayan didapatkan fakta bahwa benar terdapat luka sobek di bagian kemaluan NR.




"Saat dilakukan pendalaman NR (korban) mengaku luka di bagian kemaluannya itu disebabkan oleh perbuatan bapak kandungnya sendiri (tersangka H) yang sudah melakukannya secara berulang-ulang hingga 10 kali," jelasnya.

Tersangka S (pacar korban) sudah dikembalikan kepada orang tuanya, karena masih dibawah umur sambil lalu menunggu petugas Bapas Pamekasan. Sementara HS ditahan di Mapolres Sumenep.




"Motif perbutan S melakukan cabul karena hasrat biologis, sedangkan HS (bapak korban) melakukan karena merasa sayang yang berlebihan," tuturnya.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut berupa pakaian korban, pakaian tersangka S dan HS, foto bekas kecupan memerah di leher, sarung warna biru, dan seprei warna abu-abu.




"Atas perbuatannya tersangka H terancam Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun," ancamnya." Pungkasnya.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.