Rabu, 28 Februari 2018

Dispertahortbun Sumenep Gelar Panen Raya Jagung Hibrida

    2/28/2018   No comments

MOKI, Sumenep Dinas Pertanian Tanaman pangan hortikultura hudbun (Dispertahortbun)  kabupaten Sumenep menggelar Panen Raya Jagung Program Kemitraan Pengembangan Jagung Hibrida dan Gerakan Tanam Serentak Kedelai di Desa Sentol Daya, kacamata Pragaan Sumenep Madura Jawa Timur. Rabu, 28/2/2018.




Kegiatan tersebut di hadiri langsung Direjen Tanaman Pangan RI, DR. Ir Sumardjo  Gatot Irianto dan Aster TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Supartodi.

Dari pantauan Kabar Investigasi.com di lapangan, Dirjen Sumardjo Gatot Irianto  bersama Aster Kasad TNI AU Mayjen TNI Supartodi, yang di dampingi Bupati Sumenep A Busyro Karim, Kadis Pertahortbun, Ir. Bambang Heriyanto beserta  rombongan langsung ke lokasi panen raya, mereka tampak memetik jagung hibrida hingga menamam kedelai.




Dalam sambutannya, Dirjen Tanaman Pangan RI, Sumardjo Gatot Irianto menyampaikan, Kabupaten Sumenep harus menjadi sentra kedelai. "Kita ingin Sumenep berkembang, sukses tanam jagung dan padi, harus merampah ke kedelai juga," katanya dihadapan para petani dan tamu undangan. Rabu, (28/2).

Secara tegas pihaknya menjanjikan kontribusi nyata untuk Sumenep, ia akan memberikan bantuan pengering jagung.




"Saya gak mau hanya ngasih saran, saya mau berkontribusi dengan nyata, saya mau ngasih fisik pengering jagung dan pupuk, supaya tidak ribut yang ngelola nanti TNI," tegasnya.

Diakhir sambutannya, pihaknya menantang Kepala Dispertahortbun setempat untuk menanam kedelai di 100 ribu hektar lahan. Target itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya ditarger 3000 hektar dengan capaian 18,750 Hektar.




"Saya tantang pak Kepala Dinasnya, tahun ini harus bisa tanam kedelai di 100 ribu hektar lahan, kerjakan itu, itu bukan saran tapi perintah," tandasnya.

Sementara itu, Kepada Dispertahortbun Sumenep, Bambang Heriyanto menyambut baik tantangan tanam 100 ribu hektar kedelai, baginya Sumenep memiliki potensi yang luar biasa.




"Lahannya sudah ada, kita potensi untuk itu," ucapnya.

Kendati demikian, Bambang mengaku masih akan melakukan sosialisasi ke bawah, bagaimanapun ini menyangkut hasrat dan hajat para petani.




"Tahun kemarin kita ditarget 3000 hekter, mampu tanam 18,750 hektar kedelai loh, tidak ada masalah, kita optimis siap," tandasnya. (sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.