Minggu, 25 Februari 2018

Firman Soebagyo Desak Pemerintah Revisi UU Narkotika

    2/25/2018   No comments

MOKI, Jakarta-Firman Soebagyo Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI mendesak Pemerintah agar segera menyelesaikan Revisi UU Narkoba yang sudah cukup lama menjadi skala prioritas pembahasan dan penyusunan UU di DPRI RI.




Desakan ini disampaikan Firman Soebagyo Anggota Fraksi Partai Golkar ini karen rasa prihatin dan kegelisahan yang sangat mendalam akhir-akhir ini dengan maraknya penyelundupan narkoba berbagai jenis ke wilayah RI dengan modus operandi yang berbeda-beda jumlahnya semakin lama semakin meningkat.




Seperti kita ketahui bersama bahwa UU Narkotika dan psicotropika  yang sekarang ini sudah jauh ketinggalan dan masih sangat lemah, hal ini juga pernah disampaikan Kapolri karena Polisi masih belum mendapat dukungan UU tentang Narkoba yang kuat sehingga agar dapat mendukung dan meningkatkan kinerja aparat penegak hukum dalam memberikan sangsi dan tindakan hukum yang tegas kepada para pelaku penyelundup dan pengedar Narkoba yang sudah sangat marak dan nyaris tidak terkendali.




Presiden juga sudah cukup lama menyerukan Indonesia darurat narkoba, namun sampai sekarang instrumen hukum dalam bentuk revisi UU Narkoba yang menjadi inisiatif Pemerintah nyaris diabaikan sendiri oleh Pemerintah dan tidak ada pergerakan atau kemajuan prosesnya, dalam hal ini Kemenkumham di BPHN.




Firman Soebagyo Wakil Ketua Umum GRANAT juga sangat  geram  dalam rapat kerja dengan Pemerintah/Menkumhan beberapa waktu lalu menanyakan kesiapan dan kelanjuatan Revisi UU Narkoba yang tidak kunjung selesai dan Pemerintah tidak ada jawaban yang pasti. Pertanyaan yang sama juga sudah sering dilontarkan kepada Pemerintah pada rapat kerja lainya namun, selalu mendapat jawaban yang sama.

Perlu di sadari bahwa narkoba adalah merupakan salah  satu tindak pidana khusus Extra Ordononiry Crime namun Indonesia belum mempunyai regulasi yang kuat dan sangsi yang keras kepada pelakunya.




Disamping itu juga jenis narkoba yang beredar didunia sudah cukup besar mencapai ratusan jenis, sedangkan UU kita baru mengatur beberapa jenis narkoba saja.

Dlam kesampatan ini Firman Soebagyo Ketua Umum Ikatan Keluarga Kabupaten Pati di Jakarta memberikan apresiasi kepada BNN, TNI dan POLRI atas kerjasmanya yang telah mampu dan menggagalkan menyelundupan narkoba ke wilayah NKRI yang jumlahnya sangat meresahkan dan mengerikan yaitu 1 sd 3 ton dan ada indikasi lebih besar lagi.




Firman Soebagyo juga mendesak kepada Pemerintah agar Kemenlu dapat menempatkan atase Kepolisian di Negara-negara tertentu yang ada indikasi sebagai negara asal barang haram ini dan negara-negara transit.

Atase Kepolisian ini akan dapat memudahkan koordinasi sejak dini sesama aparatur Kepolisian dari negara-negara asal dan transit barang narkoba tersebut, agar dapat dilakukan pencegahan secara dini.




Firman Soebagyo Wakil Ketua Umum Granat mendesak kepada Pemerintah bila tidak sanggup menyelesaikan Revisi UU Narkoba tersebut maka DPR siap ambil alih inisiatif Revisi UU ini agar dapat segera diselesaikan, mengingat ini sudah memasuki tahun politik dan bila ini tidak dapat selesai maka akan tertunda sampai penetapan anggota DPR RI periode yang akan datang. (Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.