Kamis, 01 Februari 2018

Wakil Walikota " Marzuki Hamid " Lantik Ratusan TPG se - Kota Langsa

    2/01/2018   No comments

MOKI - LANGSA, Berakhirnya masa jabatan Tuha Peut Gampong (TPG) dalam pemerintahan gampong se - kota Langsa yang telah dijalankan oleh Tuhan Peut Periode 2012 - 2017 tahun lalu, maka dalam hal tersebut, selaku penyelenggara Badan Pemberdayaan Masyarakat Gampong (BPMG) Kota Langsa, melalui surat keputusan Walikota Langsa tentang pergantian masa jabatan Tuha Peut Gampong dari 5 Kecamatan Kota Langsa.




"Atas semua kebijakan tersebut, Wakil Walikota Langsa Drs. H Marzuki Hamid,MM dengan resmi melakukan Pengambilan Sumpah atau Janji Tuha Peut Gampong Dalam Wilayah Kota Langsa untuk masa jabatan 2018-2024, melantik 298 orang TPG yang dilaksanakan oleh BPMG setempat, di Gedung Aula Cakradonya Kamis (1/2/2018).




Hadir dalam kegiatan tersebut," Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong kota Langsa (BPM), Kepala Kejaksaan, Kepala Kehakiman, Camat dari lima Kecamatan, geuchik Sepemko Langsa, ketua MPU,MPD,MAA, Ketua Komisi Satu Anggota DPRK Maimul Mahdi, Danramil, dan Kapolsek, Mukim, Asisten II Seketariat Pemko Langsa Abdullah Gade, para pendamping serta para anggota Tuha peuat yang akan dilantik.

Dalam arahan dan sambutannya Wakil Walikota Langsa Drs.Marzuki Hamid,MM




Mengharapkan apa yang sudah diucapkan dalam sumpah janji Tuha Peut seyogyanya dapat dijalankan.

Tuha peut gampong adalah merupakan perpanjangan tangan pemerintah yang dimulai dari tingkat kecamatan untuk turut berperan serta mendukung pemerintahan gampong juga mengawasi kegiatan bersama yang dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan, dapat berjalan seiring dalam mewujud kemajuan masyarakat ditingkatan Gampong. " Ujarnya.




Ia menambahkan, pada zaman dahulu sudah ada Tuha Peut, bahkan Belanda telah menulis tentang keberadaan Tuha Peut khususnya di Aceh, oleh karenanya kepada Tuha Peut yang baru dilantik diharapkan bisa berjiwa dewasa dan jernih dalam pemikiran.

Tuha peut harus tahu seluk beluk gampong (tuha tuho), Tuha peut juga harus kenal diri sendiri (Tuha Turidro), serta harus melekat dengan mesjid dan anti terhadap maksiat.




Tuha peut juga harus jadi contoh teladan bagi masyarakat, serta mampu mengatasi terhadap kejadian dilingkungan, yakni, dapat memahami peraturan yang menyangkut hak, tugas dan kewajiban Tuha Peut Gampong. " Katanya.

Selanjutnya dalam proses pelantikan tersebut, juga meminta ada beberapa indikator di tengah masyarakat dan Tuha Peut beserta  aparatur gampong terlihat kompak dalam menjalankan program demi kemajuan gampong yang disertai adanya semangat membangun." Tuturnya.




Sementara itu, semua persoalan yang terjadi digampong dapat diselesaikan dengan cara musyawarah serta mempunyai rasa tanggung jawab bersama.

Kemudian kebersihan lingkungan, Ketertiban dan ketentraman masyarakat dituntut peran serta Tuha Peut untuk memakmurkan Masjid. Kemudian adanya Partisipasi masyarakat dalam segala aspek kehidupan, baik gotong royong, maupun hal-hal lain yang menyangkut keagamaan.




Tuha Peut Gampong yang baik, memahami peradilan adat dalam menyelesaikan permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat maka untuk itu dari semuaTuha Peut Gampong di 5 Kecamatan Pemko Langsa, tidak melanggar sumpah jabatan untuk mendukung jalannya syariah Islam dan safari subuh sholat berjamaah terus terlaksana untuk meningkatkan keimanan masyarakat melalui ibadah sholat berjamaah dengan memadati masjid di dalam gampong bila tibanya waktu sholat,"tutup Marzuki Hamid.(Rusdi).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.