Selasa, 06 Maret 2018

Bupati Sumenep Lantik PJ Sekda

    3/06/2018   No comments

MOKI, Sumenep -Bupati Sumenep A Busyro Karim secara resmi melantik R Idris, sebagai Penjab (PJ) Sekda kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Selasa (6/3/2018).




Pengambilan sumpah itu dilakukan di Aula Arya Wiraraja lantai dua Skretariat Daerah Kabupaten Sumenep dengan disaksikan oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forpimda Sumenep serta Camat se Kabupaten Sumenep.




Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Sumenep Titik Suryati menyampaikan, pelantikan itu dilakukan berdasarka surat keputusan (SK) Bupati nomor 821/38/435.203.3/2018 tentan Pengangkatan Penjabat Sekda Kabupaten Sumenep.

Sebelumnya, terhitung 1 Agustus 2017 R Idris ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda berdasarkan SK Nomor 821.4/247/435.203.3/2017. Pria yang saat ini berpangkat golongan pembina utama muda 4c itu juga merangkap sebagai Inspektur, Inspektorat Sumenep.




"Penjabat Sekda bertugas menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah, dengan masa tugas selama tiga bulan terhitung sejak ditetapkannya SK (2 Maret 2018) hungga 2 Juni 2018," katanya.

Sementara Bupati Sumenep A Busyro Karim dalam sambutannya mengatakan,  pengangkatan R Idris  sebagai Penjab Sekda karena terjadi kekosongan sejak Agustus 2017, pasca Hadie Soetarto memutuskan untuk mengajukan pensiun dini (MPP).




Sesuai peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 Pasal 2 ayat 3, menegaskan apabila terjadi kekosongan Sekda, maka kekosongan itu diisi oleh Penjab dengan masa kerja tiga bulan.

Sementara tugas Penjab kata Busyro, salah satunya membantu Kepala Daerah menyusun kebijakan dan pengkoordinasian adminitratif pelaksana tugas pemerintah daerah dan sebagai pelayan administratuf.




"Selain itu, juga menpunyai tugas untuk mengkoordinasikan kebijakan penyusunan kebijakan daerah, mengkoordinasikan pelayanan tugas perangkat daerah, serta evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah," kata Busyro.

Lanjut Busyro tugas Penjab Sekda mengantarkan kepada Sekretaris Daerah Definitif. Sementara R Idirs tidak lagi bisa di definitifkan karena faktor usia yang melebihi perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.




Bupati juga berharap pejabat sekretaris daerah memastikan seluruh proses tender/lelang proyek tahun 2018 sudah berjalan dan selesai secepat mungkin. Sehingga tidak ada lagi pihak ketiga yang di putus kontra karena pekerjaan tidak sesuai jadwal.Dan juga memastikan program - program prioritas pemerintah daerah on the track.




"Seperti visit Sumenep 2018 , Pengentasan kemiskinan, Nata kota bangun desa,  Wirausahawan muda dan infrastruktur harus bergerak kearah yang benar.," Pungkasnya. (sar)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.