Kamis, 29 Maret 2018

Gara gara Orang Tua, Seorang Suami Tega Bunuh Istrinya

    3/29/2018   No comments

MOKI, Sumenep - Hanya karena memberi makan orang tuanya  Pida (30) yang tewas ditangan suaminya sendiri Hasbi (34), keduanya warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Madura Jawa Timur. Rabu (28/03) sekitar pukul 18.00 wib.




Junaidi salah seorang warga setempat yang sempat mendatangi rumah keluarga korban bersama beberapa warga sekitar dan melihat lansung kondisi korban, melalui telpon gengamnya menceritakan, bahwa telah terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya yang menyebabkan kematian.

“Berdasarkan pengamatan sementara, korban diduga dibunuh dengan cara dicekik sampai merenggang nyawa, karena tidak ada luka atau memar dibagian tubuh korban, yang terlihat jelas disekitar leher korban membiru bekas tangan,” katanya. Kamis, (29/3/18)




Menurut Junaidi, karena kondisi korban kritis warga yang datang langsung melarikan korban ke Puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan pertolongan namun ditengah perjalanan korban menghembuskan napas terakhirnya, dan dinyatakan telah meninggal dunia.

“Kejadian diperkirakan kemaren sekitar jam 18.00 wib. Sesudah shalat magrib, tidak ada seorangpun yang melihat secara langsung kejadian ini,”jelasnya.




Sementara kronologis kejadian berdasarkan keterangan Nasir paman korban, bahwa keponkannya dihabisi oleh suaminya sendiri gara-gara korban selalu memberi makanan orang tuanya, yang sebelumnya sudah diingatkan agar istrinya tidak membantu keluarganya dalam bentuk apapun, karena dianggap pemalas tidak mau bekerja dan hanya menjadi beban saja.

“Itulah pemicunya sehingga terjadi perang mulut diantara suami istri sebelum akhirnya terjadi pembunuhan,” terang Nasir paman korban.




Setelah menghabisi nyawa Istrinya kemudian pelaku langsung kabur melarikan diri dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh aparat Desa dan petugas Babinsa serta dibantu warga sekitar.




Sementara korban meninggalkan tiga orang anak yang terdiri dari dua perempuan dan satu laki- laki.

Korban rencananya akan dikebumikan oleh keluarga pada hari ini, Kamis  (29/03/2018) pukul 09.00. pagi, sambil menunggu datangnya pihak kepolisian sektor Sapeken.




Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.