Kamis, 29 Maret 2018

Rambu Penuntun Pelabuhan Lamteng Pulau Aceh Tidak Berfungsi

    3/29/2018   No comments

MOKI, Aceh Besar - Rambu Suar Penuntun milik Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Besar yang fungsinya untuk menuntun masuknya Kapal ke Pelabuhan, sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya alias mati total. Gang Way yang baru dibangun tahun 2016 sudah pada karatan, dan atapnta banyak yang diterbangkan angina, perlu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.




Hal tersebut dikatakan oleh masyarakat di Desa Lamteng Pulau Nasi Kecamatan Pulau Aceh, padahal Rambu Penuntun masuk ke Pelabuhan Lapeng sangatlah Vital terutama untuk Kapal Roro dan Nelayan sekitar ketika pulang melaut disaat malam hari.




Pantauan Wapemred MOKI saat Investigasi di lokasi Pelabuhan Roro Desa Lapeng milik Dinas Perhunbungan Aceh Besar, kondisi Menara Rambu Suar yang berada di wilayah Pelabuhan sudah karatan dan lampu serta peralatan lainnya sudah tidak ada lagi di kedua Menara Rambu Suar Penuntun tersebut.




Kondisi itu terlihat sudah tahunan dan tidak ada dilakukan perawatan, padahal Rambu Suar Penuntun tersebut Vital bagi pelayaran. Begitu juga dengan kondisi Gang Way yang sudah karatan dan atapnya banyak yang sudah pada diterbangkan angin karena dibangun dengan tidak professional yang tidak memperkirakan kecepatan angin.




Perlunya perhatian dari Bupati Aceh Besar untuk meninjau ke Lokasi Pelabuhan Lamteng Pulau Nasi Kecanatan Pulau Aceh, bagaimana kinerja dari Dinas Perhubungan Aceh Besar terhadap wilayah kerjannya. Harapan tersebut dinyatakan oleh beberapa tokoh masyarakat setempat melalui Wapemred MOKI ketika melakukan Investigasi ke Desa Lapeng Pulau Nasi.




Menurut keterangan dari Panglima Laot setempat ketika ditemui mengatakan, Rambu Suar tersebut sudah tidak berfungsi lagi nyaris lima tahun belakangan. Akibatnya, Nelayan setempat tidak berani pulang malam saat melaut, hal ini seharusnya menjadi perhatian penting Dinas Perhubungan Aceh Besar yang membawahi daerah Pulau Aceh.




“Kami masyarakat Nelayan Pulau Nasi selama satu tahun bekangan, dapat kembali pulang melaut malam hari, karena terbantu dengan adanya Pelampung Suar (Pelsu) Merah dan Hijau milik dari DistrikNavigasi Sabang yang ditempat di pintu masuk teluk Lamteng “




Diterangkannya juga bahwa, Gang Way Pelabuhan yang baru saja dibangun tahun 2016 kini sudah pada karatan dan atapnya juga diterbangkan angin. Perawatan Gang Way tidak pernah ada dilaksanakan, catnya sudah tidak ada lagi. Begitupun Menara Penuntun sudah tidak layak lagi, padahal setiap barang milik negara sudah pasti ada biaya perawatannya, tukas Panglima Laot.(Wapemred)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.