Jumat, 23 Maret 2018

Sidang Perdana Pra Pradilan Kasus Pencurian Motor, Kapolres Sumenep Dan Kapolsek Pragaan Absen

    3/23/2018   No comments

MOKI, Simenep - Sidang perdana pra Pradilan kasus pecurian Motor yang diajukan oleh Ramli (tersangka)  warga kecamatan Guluk Guluk di Pengadilan Negeri (PN)  Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpaksa di tunda,  karena Kapolres Sumenep dan Kapolsek Pragaan Absen.




"Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada 2 April 2018 pukul 9.00 Wib," kata Majelis Hakim Arie Andhika Adikresna. Jum'at,  (23/3/2018).

Pengadilan Negeri menjadwalkan pemanggilan ulang pada tergugat. Namun bila tergugat sampai tiga kali tidak menghadiri panggilan, maka agenda persidangan akan dilanjutkan ke mateti selanjutnya.




Kuasa Hukum Romli Syafrawi mengaku tetap menghargai ketidak hadiran termohon. Karena ketidak hadiran tergugat sesuai prosedur hukum acara yang berlaku.

"Kami tetap menghargai, karena ketidak hadiran itu ada surat yang disampaikan tergugat pada Mejelis Hakim," tuturnya.




Untuk diketahui, kasus pra pradilan tersebut bermula dari Romli, yang ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal Pasal 363 (1) ke 4e, 5eJo 56 (1) atau 480 KUHP.

Padahal versi kuasa hukum Romli, Romli tidak melakukan pencurian Sepeda Motor Yamaha Vixion dengan nonor polisi M 6232 BA atau sebagai penadah hasil tindak pidana kejahatan itu.




Dalam kasus tersebut, Romli hanya diminatai tolong Imrah,  Kepala Desa Pragaan Daya, untuk melakukan pencarian sepeda motor milik warganya yang dicuri maling. Sebab, ciri-ciri pelaku telah dikenali oleh pemilik sepeda motor.

Tapi setelah sepeda motor yang hilang ditemukan, serta pelakunya diamankan, meski satu pelaku berinisial EL terkesan dibiarkan, Romli pun ikut ditetapkan tersangka.




Atas dasar itu Romli mengajukan praperadilan ke PN Sumenep dengan tanda bukti Akta Penerimaan Permohonan Praperadilan dengan Nomor 1/Pid Pra/2018/PN smp. (sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.