Jumat, 13 April 2018

4 Warga Sumenep Meninggal Dalam Sumur

    4/13/2018   No comments

MOKI, Sumenep - 4 orang warga Sumenep,  meninggal dalam sumur dengan kedalaman 50 meter milik Tosan, warga  Dusun. Mongguk, Desa Juruan Daya, kecamata Batuputih, Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Kmais, 12/4/2018. Sekira pukukl 16.15 Wib.



"4 (empat) orang meninggal dunia  yakni,
1.nama        : tosan
   Umur         :45 tahun
   Pekerjaan :tani
   Alamat.     :dsn mongguk desa Juruan daya.kec batu putih.

2.nama.       :Sugik
   Umur.        :27 thn
   Pekerjaan :tani
   Alamat.     : dsn muraas ds badur kec batu putih.

3.nama.       : Junaidi
Umur.           :28 thn
Pekerjaan.  :tani
Alamat.       : dsn muraas Desa badur kec batu putih.

4.Nama.      :sumahbi
Umur.          :47 thn
Pekerjaan.  :tani
Alamat.       : dsn muraas desa badur kec batu putih," Jelas Kabag humas Polres Sumenep, AKP Mukit.



Lanjut Mukit, adapun kronologis kejadian bermula saudara tosan dan putra sulungnya yg bernama Tikyono umur (19) sedang memasang pompa air / konol yang berbahan bakar bensin ke dalam sumur dengan maksud dan tujuan mau mengaliri tegal milik Tosan yang ditanami jagung.

"Tosan turun kedalam sumur sedangkan Tikyono berada di luar sumur dengan menggunakan tali tampar menurunkan mesin tersebut, setelah mesin pompa air tersebut sampai di bawah sumur kemudian di hidupkan oleh Tosan selanjutnya setelah hidup pompa air tersebut tosan naik ke atas sumur untuk melihat apakah air dapat mengalir setelah dipastikan sudah mengalir ke tegal," paparnya.

Sambung Mukit, selanjutnya tosan mengambil bambu kemudian masuk kembali ke dalam sumur dengan membawa bambu tersebut kemudian Tosan berusaha menancapkan bambu beberapa kali ke dalamm mata air tersebut agar mata air di dalam sumur tidak tersumbat dengann lumpur dan tak lama kemudian Tosan merasa pusing, sesak nafas serta  lemas selanjutnya Tosan mematikan mesin pompa air tersebut.



"Tosan merintih kesakitan hingga terdengar keatas sumur, mendengar rintihan suara tosan Tikyono putra sulung tosan kemudian memanggil manggil bapaknya namun tak ada jawaban dan terdengar suara benda jatuh ke dalam air setelah dilihat ternyata di dalam sumur banyak asap putih yg keluar dr pompa air yang dimasukkan ke dalam sumur.

"Tikyono lari ke teras depan rumah sambil berteriak menangis selanjutnya bertemu dengan ibunya yg bernama mua' dengan panik mua' berlari ke jalan depan rumahnya memperhentikan sepeda motor yg di kemudikan oleh Masrono (35 ) warga Dusun Moraas, Desa Badur, kec. Batuputih untuk meminta tolong suaminya yang jatuh di dalam sumur.

"Masrono turun ke dalam sumur setelah sampai di atas mesin pompa merasa pusing serta lemas kemudian berusaha naik keluar dari dalam sumur setelah berhasil keluar melihat warga sudah banyak berdatangan," paparnya.



Lanjut Mukit, kemudian Sugik dan Junaidi masuk ke dalam sumur untuk menolong Tosan namun setelah ditunggu lama kedua orang tersebut tidak keluar dari dalam sumur.

"Selang beberapa menit Saleh, (28) warga setempat juga masuk ke dalam sumur,  namun setengah perjalanan masuk kedalam sumur Saleh merasa pusing dan mengurungkan niatnya, kembali naik keatas sumur," Ujarnya.

Sambungnya, kemudian Sumahbi tanpa ada yang menyuruh langsung masuk kedalam sumur,  setelah ditunggu lebih kurang 10 menit tak kunjung naik dan dari dalam sumur keluar asap berwarna putih berbau tajam setelah itu tidak ada warga yg berani masuk kedalam sumur tersebut.
Jika
"Sekira pukul 20.30 wib keluarga korban meminta tolong kepada Sapran, (45)  Dusun Parebean, Desa Nyabekan Timur kec Batuputih  untuk mengeluarkan jenazah yg di dalam sumur dan sekira pukul 22.00 wib seluruh jenazah dapat dikeluarkan dari dalam sumur dan dibawa ke rumah duka masing masing.



Dari pihak keluarga tidak mau dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum karena  dianggap laka sendiri dan sudah takdir," tandasny.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.